Tahap selanjutnya, lanjut warga Kelurahan Kebonsari ini, tape digoreng menggunakan alat penggorengan khusus yakni menggunakan vacuum frying selama kurang lebih satu jam untuk menghilangkan kadar air.
Keripik tape yang diangkat dari penggorengan vacuum frying tidak langsung dikemas, melainkan harus diproses lagi untuk menghilangkan kadar minyak pada keripik tape.
Hasil inovasi produk keripik tape dengan cita rasa gurih dan sedap ini pun tidak hanya diterima di pasar domestik, namun juga ke sejumlah negara di Asia dan Amerika Serikat.
Diketahui, harga keripik tape per kemasan dijual dengan harga Rp15.000. Agar omzet terus meningkat di masa pandemi ini, Sonya pun kerap menjual produknya secara online.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.