JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyebutkan bahwa sektor UMKM terdampak luar biasa akibat pandemi Covid-19.
Hal ini, kata dia, jauh berbeda dibanding situasi krisis di tahun 1998 di mana UMKM tampil sebagai pahlawan ekonomi nasional.
Baca Juga: Ada Corona, 50% UMKM Gulung Tikar
"Nah saat ini Covid-19 dampaknya multidimensi di seluruh dunia. Karena itu sekarang UMKM sangat terdampak baik dari segi supply maupun demand," ujar Teten dalam video virtual di Jakarta, Jumat (9/10/2020).
Lanjut dia, ada banyak survei yang dilakukan, mulai dari ADB, McKinsey hingga yang dilakukan oleh pihak KemenKop UKM sendiri. Dari survei ADB, 50% UMKM diperkirakan menutup usahanya, sementara 88% usaha mikro sudah tidak memiliki tabungan.