Anti Ribet, Penyaluran BLT hingga Subsidi Tak Lagi Pakai Kartu

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 320 2296474 anti-ribet-penyaluran-blt-hingga-subsidi-tak-lagi-pakai-kartu-UdqDPSS2Jm.jpg Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut pemerintah terus mendorong penggunaan teknologi digital di dalam negeri. Sebab menurutnya, pemanfaatan teknologi digital harus terus diakselerasi dan tak bisa dihindari kehadirannya.

Oleh karena itu, dalam beberapa program pemerintah sebisa mungkin untuk selalu menggunakan teknologi digital. Khususnya program yang menyangkut dengan kepentingan masyarakat langsung.

“Pemerintah sendiri berkeinginan untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi digital ini untuk mendorong berbagai kepentingan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam acara peresmian program pelatihan digitalisasi pemasaran dan manajemen halal bagi UMKM secara virtual, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Wapres: Pemanfaatan Teknologi Digital Tak Bisa Dihindari

Sebagai salah satu contohnya adalah penggunaan teknologi digital oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Di mana TNP2K ini telah secara serius melakukan berbagai kajian termasuk uji coba pemanfaatan teknologi digital seperti teknologi biometrik, untuk penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah.

“Hasil kajian yang dilakukan secara luas sejak 2018 tersebut menunjukan hasil yangg menggembirakan,” jelasnya.

 

Menurut Ma’ruf, dengan pemanfaatan teknologi biometrik, digitalisasi penyaluran bantuan bahkan tidak memerlukan kepemilikan smartphone di tingkatan masyarakat. Sebab, cukup tingkatan merchant atau agen dan toko saja yang memiliki smartphone.

“Selain itu pemerintah dalam menghemat biaya infrastruktur transaksi yang sangat mahal seperti percetakan kartu debit maupun sistem elektronik data capture untuk EDC,” jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk segera diadopsi, sehingga, penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah bisa berlangsung baik dan tepat sasaran.

“Diharapkan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menindaklanjuti teknologi biometrik ini untuk penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini