Serapan Anggaran PEN Hampir 50%, Terbanyak Pencairan BLT Cs

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 320 2297224 serapan-anggaran-pen-hampir-50-terbanyak-pencairan-blt-cs-DpeShqM6ff.jpg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional melaporkan bahwa anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah tersalurkan Rp150 triliun pada kuartal III-2020.

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa anggaran Covid-19 sudah tersalurkan hampir separuh dari total anggaran.

“Alhamdulilah sampai akhir September di kuartal III, kita sudah berhasil menyalurkan Rp150 triliun. Dan sampai minggu kedua Oktober kemarin kita sudah berhasil menyalurkan Rp344,43 triliun atau hampir 50% dari total anggaran yang Rp695,2 triliun,” katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga: Ustadz dan Guru Dapat BLT, Segini Besarannya 

Di mana sampai tanggal 19 Oktober 2020 lalu, serapan anggaran untuk bidang kesehatan capai 31,7% atau Rp27 triliun dari pagu Rp87,55 triliun. Lalu untuk perlindungan sosial capai 81,94% atau Rp167,08 triliun dari pagu Rp203,90 triliun.

Selanjutnya anggaran sektoral kementerian/lembaga dan pemda realisasi 26,39% atau Rp28 triliun dari pagu Rp106,11 triliun. Sementara serapan insentif usaha capai 24,61% atau Rp29,68 triliun dari pagu Rp120,61 triliun.

Kemudian untuk UMKM realisasinya mencapai 74,39% atau Rp91,84 triliun dari pagu Rp123,47 triliun. Terakhir realisasi pembiayaan korporasi masih 0% dari pagu Rp53,60 triliun.

 

Dia mengakui untuk pembiayaan korporasi memang agak alot penyerapannya sejak diluncurkan. Namun pihaknya sudah bekerjasama dengan Kemenkeu dan Kadin untuk menggenjot serapan pembiayaan serapan korporasi.

“Alhamdulillah saya bisa laporkan bahwa sudah pecah nih. Penglarisnya sudah pecah. Jadi pencarian pertama sudah dilakukan sekitar dua minggu yang lalu ya terhadap salah satu perusahaan ordernya masih puluhan miliar, tapi yang sudah ada di pipeline triliunan itu sudah ada dan diharapkan akan mulai bergulir,” tuturnya

Budi pun berharap di sisa waktu tahun 2020 ini pemerintah dapat memaksimalkan penyaluran sisa anggaran yang ada. Di kuartal IV ini, Budi menargetkan minimal Rp100 triliun anggaran dapat terserap.

“Kami juga memiliki target yang kurang lebih sama dengan kuarta III. Minimal Rp100 triliun kita bisa salurkan melalui program PEN ini. Sehingga bisa membantu, mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ke IV ini,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini