Menko Airlangga: 2,9 Juta Milenial Butuh Pekerjaan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 21:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2298048 menko-airlangga-2-9-juta-milenial-butuh-pekerjaan-TppMCiEJn6.jpeg Generasi Milenial (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong terciptanya lapangan kerja. Menteri Koordinator Bidang Perekonimian Airlangga Hartato mengatakan 33 juta masyarakat membutuhan lapangan pekerjaan.

Adapun, generasi milenial lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membutuhkan 2,9 juta pekerja.

Baca Juga: UMP 2021 Kemungkinan Turun, Buruh Bandingkan Krismon 1998

"Sekarang jumlah mereka yang belum bisa masuk lapangan kerja sekitar 9 juta. Terkait dengan lulusan SMK, Universitas adik-adik kita perlu lapangan kerja 2,9 juta," kata Airlangga dalam video virtual, Kamis (22/10/2020). 

Dia menilai pemerintah perlu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab jika pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 4,5%-5% saja, itu hanya mampu menyediakan 2,5-3 juta lapangan kerja.

"Angkatan kerja kita 134 juta yang informal 95 juta da dan formal 39 juta. informal diharapkan jadi formal," jelasnya. 

Kondisi tersebutlah yang kemudian memaksa pemerintah dan DPR mengesahkan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja. Lewat aturan tersebut, pemerintah hendak mengkonversi para pekerja informal menadi formal.

"Kita melihat lapangan pekerjaan jadi hal yang inti utama dari UU Cipta Kerja. Penciptaan lapangan kerja menyediakan mereka yang membutuhkan lapangan kerja, apakah itu bekerja atau menjadi wiraswasta. Informal diharapkan jadi formal," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini