Pengangguran Meningkat, 13,4 Juta Orang Butuh Lapangan Pekerjaan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 320 2299204 pengangguran-meningkat-13-4-juta-orang-butuh-lapangan-pekerjaan-7AUhkcz1CD.png 13,4 Juta Orang di Indonesia Membutuhkan Pekerjaan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah mencatat bertambahnya jumlah pengangguran akibat pandemi Covid-19. Selama pandemi terdapat 6,9 juta pengangguran, belum termasuk 3,5 juta pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan, dan 3 juta angkatan kerja baru yang setiap tahun membutuhkan pekerjaan.

"Total kebutuhan lapangan kerja baru mencapai sekitar 13,4 juta," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato, di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Mengenal Gen Z, Tingkat Pengangguran Tertinggi akibat Corona

Dia mengatakan, Program Kartu Prakerja telah diakses oleh lebih dari 35,1 juta pendaftar dan yang menerima manfaat mencapai lebih dari 5,59 juta peserta. Dari jumlah tersebut, peserta telah menyelesaikan pelatihan sebanyak 4,6 juta dan yang menerima insentif 3,8 juta peserta.

"Salah satu program pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran tersebut adalah dengan Kartu Prakerja,” tutur Airlangga.

Dia pun terus berupaya mengembalikan ekonomi Indonesia ke jalur positif. Sejumlah indikator pun menunjukkan tren membaik, mulai dari realisasi penanaman modal, neraca perdagangan, inflasi, kinerja pasal modal, stabilitas sektor jasa keuangan, hingga ketahanan sektor eksternal.

Baca Juga: 5,2 Juta Orang Bakal Jadi Pengangguran

Adapun kinerja perdagangan luar negeri hingga September 2020 mencatat surplus. Hal ini terjadi seiring penurunan impor lebih dalam dibanding ekspor sehingga neraca perdagangan Januari s.d. September 2020 surplus USD13,51 milliar.

"Angka ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu defisit USD2,24 miliar dengan total defisit 2019 sebesar USD3,59 miliar," jelasnya

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini