Jepang Buka Peluang WNI Kerja untuk Urus Lansia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300487 jepang-buka-peluang-wni-kerja-untuk-urus-lansia-rdjzdVSU4N.jpg Jepang Buka Peluang WNI Kerja di Negaranya. (Foto: Okezone.com/Independent)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat pemerintah Jepang membuka peluang besar bagi Warga Negara Indonesia untuk bekerja di negaranya. Hal itu disampaikan otoritas setempat usai pertemuan 18th Senior Labour Officials Meeting Plus Three (SLOM+3) yang digelar secara virtual.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, tak hanya Jepang, dua negara mitra ASEAN seperti China dan Korea Selatan membuka diri di sektor Ketenagakerjaan.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Kartu Prakerja Gelombang 11

"Dari diskusi pertemuan SLOM tadi, ketiga negara mitra China, Jepang, dan Korea Selatan sangat terbuka sekali berbagai kesempatan untuk bekerja sama bidang ketenagakerjaan," ujar Anwar dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Anwar menyebut, salah satu peluang kerja di Jepang yang sedang dibuka lebar untuk pekerja asing terutama Indonesia adalah sebagai perawat caregiver atau (kaigofukushishi). Di mana, tugas utama caregiver adalah merawat para lansia Jepang.

Baca Juga: Kepala BKPM Target Ada 1,3 juta Pekerja Terserap 2021

"Indonesia memiliki kans mengirim tenaga kerja non blue collar seperti caregiver. Banyak lansia di Jepang yang membutuhkan tenaga perawat," kata dia.

Untuk Korea Selatan, terus mendukung berbagai kerjasama regional ketenagakerjaan untuk menghentikan perdagangan manusia (human trafficking) di ASEAN. Korea sepakat untuk kerja sama meningkatkan perlindungan dan promosi hak-hak pekerja migran dari eksploitasi dan penganiayaan.

Termasuk, memperkuat perlindungan dan promosi hak-hak pekerja migran dengan meningkatkan tata kelola tenaga kerja di negara-negara ASEAN.

"Apalagi Indonesia pun telah memiliki Atase Ketenagakerjaan di Korea. Mudah-mudahan setelah pandemi Covid-19, kita bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja yang akan kita kirim ke Korea," ujar dia.

Sementara China, kata Anwar, menawarkan kerja sama dengan beberapa negara ASEAN terkait sejumlah isu. Misalnya keselamatan dan kesehatan kerja atau ASEAN Occupational Safety and Health (ASEAN-OSHNET).

"Mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan momentum SLOM+3 ini untuk dua tahun ke depan sebaik-baiknya, untuk kemajuan ASEAN secara umum, dan kemajuan ketenagakerjaan di Indonesia," katanya.

Ketiga negara mitra ASEAN itu memiliki multilateral dan bilateral cooperation. Multilateral akan dilakukan apabila ada event tertentu yang melibatkan beberapa negara. Indonesia pun sangat terbuka untuk kerja sama bilateral dengan negara China Jepang, dan Korea Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini