JAKARTA – Secara mengejutkan Bursa Saham Shanghai menunda pencatatan saham dari penawaran umum perdana (IPO) Ant Group. Anak perusahaan milik Miliarder Jack MA itu sebelumnya dijadwalkan bakal melantai di bursa pada Kamis 5 November 2020 mendatang.
“Ini menyusul pertemuan dengan regulator keuangan China pada hari Senin di mana Ma dan eksekutif diberi tahu bahwa bisnis pinjaman online Ant yang menguntungkan tersebut akan menghadapi pengawasan yang lebih ketat,” kata salah satu sumber seperti dilansir dari Reuteurs, Rabu (4/11/2020).
Baca juga: IPO Terbesar Dunia, Ant Group Raup Rp503 Triliun
Sementara itu, Analis dari GEO Securities Francis Lun menilai langkah tersebut sebagai tamparan bagi Ma, yang menginginkan Ant diperlakukan sebagai perusahaan teknologi daripada sebagai lembaga keuangan yang sangat diatur.
“Partai Komunis telah menunjukkan kepada para taipan siapa bosnya. Jack Ma mungkin orang terkaya di dunia, tapi itu tidak berarti apa-apa. Ini telah berubah dari kesepakatan abad ini menjadi kejutan abad ini,” ujarnya.
Baca juga: Geser Saudi Aramco, Ant Group Bakal Jadi IPO Terbesar di Dunia
Sebelumnya, IPO Ant Group akan menghasilkan dana senilai USD34,4 miliar atau setara Rp503,7 triliun (kurs Rp14.600 per USD) dan nilai kapitalisasi perusahaan lebih dari USD310 miliar