Indonesia Resesi, Sri Mulyani: Banyak Negara Rebound di Kuartal III

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 320 2307257 indonesia-resesi-sri-mulyani-banyak-negara-rebound-di-kuartal-iii-SE0Zvdngih.png Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut banyak negara di dunia mulai rebound pada ekonominnya. Setelah pada kuartal II-2020 jatuh dalam, di triwulan III ekonomi beberapa negara mulai membaik.

Menurut Sri Mulyani, mulai membaiknya ekonomi di beberapa negara termasuk Indonesia menumbuhkan kembali rasa optimistis. Bahkan lembaga-lembaga internasional pun mulai memproyeksikan perbaikan ekonomi global pada tahun depan.

Baca Juga: Pemulihan On The Track, Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Tumbuh 0,6%

“Di kuartal III-2020 banyak negara-negara yang melihat dan mengalami rebound ekonomi, maka tren cukup optimistis. Pertumbuhan ekonomi negara-negara advancce membaik di kuartal III demikian juga di berbagi negara emerging market, dan dilihat revisi pertumbuhan ekonomi global di 2020 kemudian akan meningkat dalam bentuk pemulihan di 2021, tercermin dari berbagai proyeksi lembaga-lembaga internasional,” ujarnya dalam acara diskusi bertajuk Kondisi Sektor Keuangan Terkini Serta Meneropong Ekonomi 2021, Selasa (10/11/2020).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 masih mengalami kontraksi. Ekonomi Indonesia minus 3,49%.

Baca Juga: Resesi, Chatib Basri Ramal Ekonomi Indonesia Baru Pulih 2022

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meski mengalami kontraksi, tetapi tidak sedalam pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020.

"Grafik mulai mengangkat dari minus 5,3% menjadi minus 3,4. Ada perbaikan. Masih kontraksi tapi tidak dalam, jadi harus terus dijaga dengan semangat," ujarnya, Jakarta.

Infografis

Bila dilihat dari struktur PDB pada kuartal III-2020. Di mana 64,13% PDB berasal dari industri, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan. Dari 17 lapangan usaha, ada 7 sektor usaha yang tumbuh positif.

"Kecuali sektor infokom, jasa kesehatan dan pengadaan air. Sektor positif pertanian, administrasi pemerintah, real sestate hingga jasa pendidikan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini