Sedangkan pergerakan dolar sempat stagnan pada hari Selasa karena menunjukkan pengekangan dan kehati-hatian berkelanjutan tentang seberapa bermanfaat vaksin baru itu dan kapan. Pasalnya, saat ini kasus virus corona meningkat setiap hari di AS dan Eropa.
"Berita (vaksin) tidak diragukan lagi positif, tetapi tentu saja kita perlu mempelajari secara detail dan memikirkan tentang konsekuensi dari keseluruhan proses," kata Kepala Strategi G10 FX CIBC Capital Markets, Jeremy Stretch.
Euro turun 0,3% menjadi USD1,177 terhadap dolar. Dolar AS naik 0,3% terhadap yen Jepang.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.