Tjahjo Kumolo Curhat yang Diurusi Bukan CPNS tapi Gaji Wamen

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 320 2312630 tjahjo-kumolo-curhat-yang-diurusi-bukan-cpns-tapi-gaji-wamen-7RT7h4FdMt.jpg Menpan RB Tjahjo Kumolo. (Foto:: Okezone.com/Dok/ Kemenpan RB)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo menceritakan bahwa pihaknya selama bekerja tak hanya mengurus masalah CPNS. Namun ada juga masalah kepegawaian yang lain.

"Contohnya sekarang saja, Wakil Menteri (Wamen), yang 5 tahun kemarin itu ada, itu belum ada gajinya. Tak digaji karena enggak ada aturannya. Maka itu dia cuma ada tunjangan saja," ujar dia di Komisi II DPR RI Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Daftar Sanksi PNS yang Terlibat Narkoba hingga Terorisme

Menurut dia, hal ini merupakan contoh kecil saja. Di mana Wamen ini tidak ada format kerjanya. Sehingga para Wamen tak dapat pensiunan. "Itu problem atau masalah," ungkap dia.

Baca Juga: PNS Akan Digantikan Teknologi, Begini Penjelasan Menpan RB

Kemudian, lanjut dia, pihaknya juga disibukkan dengan penataan Kepolisian, TNI hingga KPK. Seperti, Direktur RS Gatot Subroto dijabat jenderal bintang tiga, padahal kepala kesehatan TNI yang ada di atasnya saja hanya bintang dua.

"Jadi ini kan repot. Mau dijadikan bintang tiga semua, kan tak mungkin. Namun ini secara kelembagaan hampir selesai," tandas dia.

Sebagai informasi, Kemenpan RB melalui BKN saat ini sedang mengurus proses terakhir CPNS 2019. Namun memasuki tahap pemberkasan, banyak peserta CPNS yang mengundurkan diri. 

Banyak para peserta CPNS yang mengundurkan diri meskipun sudah lolos baik itu disengaja maupun tak disengaja.

Yang dimaksud di sengaja adalah para peserta CPNS yang lolos dengan sadar dan keinginan pribadi mundur. Yang tak disengaja bisa juga karena meninggal, penyakit atau lupa mengupload berkas yang sudah diperintahkan.

Meskipun begitu, para peserta yang mundur ini masih bisa mengikuti seleksi CPNS tahun mendatang. Dengan syarat peserta CPNS tersebut masih belum mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang diterbitkan BKN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini