Bahlil Bawa Oleh-Oleh Investasi Belanda untuk Papua

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 23 November 2020 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 320 2314749 bahlil-bawa-oleh-oleh-investasi-belanda-untuk-papua-gsVQY852YU.jpg Kepala BKPM Geber Investasi di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan perusahaan rempah asal Belanda, Verstegen, akan investasi di Fakfak dan Kaimana, Papua Barat.

Menurut dia, investasi ini untuk mengembangkan kebun dan industri pala. Dan komitmen tersebut didapat dari hasil kunjungan kerjanya ke Belanda.

Baca Juga: Produsen Pipa Plastik Belanda Siap Bangun Pabrik Rp1,7 Triliun di Indonesia

"Jadi saya baru pulang dari Belanda dan bawa oleh-oleh untuk Papua. Di mana ada perusahaan, yang dulunya VOC, sekarang perusahaan itu namanya Verstegen, itu akan membangun 40 ribu hektare kebun pala di Fakfak dan Kaimana," ujar dia dalam acara Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diselenggarakan secara virtual, Senin (23/11/2020).

Dia berharap investasi ini akan dapat mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) karena banyaknya masyarakat yang berkebun pala.

Baca Juga: Investasi 2021 Diramal Hanya Tumbuh 4%

Kemudian, lanjut dia dengan investasi di bidang perkebunan dan pengolahan pala, diharapkan pula harga komoditas rempah tersebut bisa terdongkrak dan bisa memiliki pasar tersendiri.

"Investasi yang akan dilakukan dan 2021 sudah mulai. Dan kemarin saya sudah ngomong pada mereka untuk lakukan kerja sama pembangunan kebun termasuk industrinya di Papua Barat," jelas dia.

Verstegen Spices & Sauces BV merupakan perusahaan produsen dan importir asal Belanda yang bergerak di sektor rempah-rempah. Perusahaan itu juga mengimpor pala, kayu manis, lada hitam dan lada putih dari Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini