UU Ciptaker, Menko Luhut: Ini Sangat Bersejarah, Intinya Omnibus Law!

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 320 2320219 uu-ciptaker-menko-luhut-ini-sangat-bersejarah-intinya-omnibus-law-dkEkLrNJdn.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pemerintah dan DPR telah mengeluarkan Undang-Undang Cipta Kerja.

"Undang-undang ini sangat bersejarah dan terobosan penting dalam menjadikan Indonesia tujuan investasi yang diinginkan. Intinya, ini adalah Omnibus Law," ujar dia dalam acara International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2020, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: Garap Peraturan Pelaksanaan UU Ciptaker, Menko Airlangga Serap Aspirasi dari Asosiasi Bisnis & Organisasi Internasional

Dia menjelaskan, melalui undang-undang ini, pemerintah menyederhanakan dan menyelaraskan 8.451 peraturan nasional dan 15.955 peraturan daerah yang membebani usaha kecil menengah dan perusahaan besar.

"Kami juga memodernisasi regulasi yang tidak lagi sejalan dengan persaingan global saat ini. Indonesia juga sedang fokus pada beberapa investasi yang diprioritaskan untuk masa depan," ungkap dia.

Baca Juga: UU Ciptaker Gairahkan UMKM dan Industri E-Commerce

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melakukan pertemuan dengan United States International Development Finance Corporation (IDFC) untuk menjajaki sejumlah peluang investasi di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Chief Executive Officer (CEO) IDFC Adam Boehler mengapresiasi Omnibus Law UU Cipta Kerja yang baru disahkan pada awal Oktober ini.

"Kami sangat bersemangat mengenai Omnibus Law ini karena mendukung iklim usaha bisnis," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan sosialisasi dan Serap Aspirasi terkait Pelaksanaan UU Cipta Kerja kepada KBRI/ Perwakilan Republik Indonesia di seluruh dunia, Kedutaan Besar Asing di Indonesia, dan Organisasi Internasional serta Asosiasi Bisnis (Business Chambers/ Councils/ Associations) di Indonesia.

Acara Sosialisasi dan Serap Aspirasi pertama dengan tema Public Consultation and Outreach regarding: The Implementation of Law 11/2020 on Job Creation, diselenggarakan secara virtual pada Senin (30/11/2020).

Sekitar 35 Business Chambers/ Councils/ Associations negara mitra dagang Indonesia, menghadiri acara sosialisasi tersebut dengan jumlah peserta sebanyak 270 peserta dari beberapa Chamber of Commerce / Business Council antara lain American Chambers of Commerce Indonesia (AmCham Indonesia), United States – ASEAN Business Council (US-ABC), European Chamber (EuroCham Indonesia), Indonesia – Australia Business Council (IABC), Swiss Business Hub, British Chamber of Commerce (BritCham), ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC), dll.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan antusiasme Asosiasi Bisnis dari negara-negara mitra dagang Indonesia menghadiri acara ini menunjukkan keseriusan mereka untuk memahami UU Cipta Kerja, yang nantinya tentu akan mempengaruhi bentuk kerja sama bisnis dan investasi di masa yang akan datang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini