Jurus Kemnaker Kurangi Angka Pengangguran

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 320 2321938 jurus-kemnaker-kurangi-angka-pengangguran-vwTWCy4ejw.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan terus melakukan peningkatan kualitas pada tenaga kerja lokal. Salah satunya adalah dengan aktif memberikan pelatihan vokasi kepada tenaga kerja dalam negeri .

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, pelatihan vokasi yang dilakukan di Balai Latihan Kerja Komunitas (BKK) akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja di daerah sekitar. Sehingga mampu mendorong minat masyarakat untuk bekerja atau berwirausaha.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Bisa Tekan Angka Pengangguran?

Hal ini juga akan memiliki efek domino bagi perekonomian Indonesia. Karena dengan begitu, angka pengangguran bisa ditekan dengan adanya lapangan-lapangan kerja baru yang tercipta.

"Agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja, BLK Komunitas harus mengelola lembaganya dengan baik, sehingga bisa menjadi lembaga yang kredibel dan lulusannya terserap pasar kerja atau berwirausaha," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Baca Juga: Tips Menghasilkan Cuan saat Nganggur, Langkah Ini Patut Dicoba

Anwar menambahkan, BLK Komunitas sebagai salah satu lembaga pelatihan kerja harus mempunyai rencana strategis agar menjadi acuan dalam menyusun program kerja kedepannya. Hal itu dengan tetap mengikuti standar dan sistem manajemen mutu sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah lembaga pelatihan kerja.

“Dengan peningkatan kualitas lembaga, diharapkan BLK Komunitas mampu mandiri dan dapat membangun kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan lainnya, dunia industri, sehingga peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja dapat terwujud,” jelasnya.

Menurutnya, sistem manajemen mutu dilakukan dengan cara penerapan standar mutu lembaga. Hal tersebut meliputi standar program, standar kurikulum, standar materi pelatihan, standar asesmen, standar instruktur dan tenaga pelatihan, standar sarana dan prasarana, standar tata kelola dan standar keuangan.

“Program BLK Komunitas adalah salah satu wujud komitmen pemerintah mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat," kata Anwar.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker Budi Hartawan menambahkan pembangunan BLK Komunitas merupakan terobosan baru dalam penguatan akses pelatihan vokasi dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

Dengan memiliki SDM yang berkualitas dan berdaya saing dalam jumlah yang memadai dan tersebar merata di seluruh wilayah, Indonesia akan menjadi negara yang kuat, maju dan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke 7 pada tahun 2030, dan ke 4 pada tahun 2050.

“BLK Komunitas merupakan unit pelatihan vokasi yang didirikan di lembaga pendidikan keagamaan atau komunitas lainnya yang bertujuan agar Indonesia memiliki tenaga kerja terampil yang berkualitas dan berdaya saing dalam jumlah yang memadai yang tersebar atau merata di seluruh wilayah Indonesia,” kata Dirjen Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini