Ketiga, Incar Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer-BioNTech
Indonesia juga tengah melakukan kerja sama dengan Pfizer , perusahaan asal Amerika Serikat (AS) dan BioNTech, Jerman. Retno menyebut, secara paralel pembicaraan berkesinambungan saat ini juga sedang dilakukan dengan Pfizer dan BioNTech.
Keempat, Penandatanganan Komitmen Supply Bersama Novavax
Indonesia telah menandatangani komitmen supply dari Novavax dengan menggunakan platform protein sub unit rekombinan yang berasal dari AS sebesar 50 juta dosis. Kemudian dengan AstraZeneca platform viral vector dari Inggris sebanyak 50 juta dosis vaksin.
Untuk Novavax, Holding BUMN Farmasi itu, telah mengamankan ragam pasokan vaksin Covid-19 dengan melakukan penandatanganan kesepakatan. Selain itu, anggota Holding BUMN Farmasi PT Indofarma (Persero) Tbk juga menandatangani perjanjian penambahan pemesanan vaksin Novavax dari 30 juta menjadi 50 juta dosis.
Kelima, Target 50 Juta Vaksin AstraZeneca
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, telah menandatangani perjanjian pembelian vaksin AstraZeneca sebanyak 50 juta dosis.
Pemerintah mencatat bahwa Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca telah diberikan oleh Food and Drug Administration (MHRA) Inggris. Ini juga merupakan kabar baik bagi Indonesia.
MHRA merupakan salah satu dari 6 strangen regulatory yang memiliki mekanisme reliance dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Di mana, melalui mekanisme reliance ini proses penerbitan EUA atas vaksin AstraZeneca di Indonesia akan lebih mudah.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.