Hasil Deteksi Covid-19 Pakai GeNose Bisa untuk Syarat Perjalanan?

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 320 2345203 hasil-deteksi-covid-19-pakai-genose-bisa-untuk-syarat-perjalanan-MZKvPtBPZU.jpg Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) membahas GeNose alat deteksi virus Corona atau Covid-19 lewat hembusan napas yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM)

Lantas apakah hasil tes Corona menggunakan deteksi GeNose bisa menjadi syarat perjalanan?

Menurut Ketua tim pengembang GeNose Profesor Kuwat Triyana, saat ini sedang melakukan diskusi dengan beberapa perusahaan di sektor transportasi, yakni PT KAI (Persero) dan PT Angkasa Pura.

"Jadi saat ini PT KAI maupun industri lain seperti Angkasa Pura dan sebagainya sudah mulai diskusi. Bahkan sudah sampai pada taraf untuk sinkronisasi sistem IT-nya," ujar dia, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga: Dirilis Februari, Harga Alat Deteksi Covid-19 GeNose Rp62 Juta 

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan perlu dibuat suatu desain sistem GeNose untuk pemakaian di fasilitas tertentu. Contohnya di bandara dan stasiun.

"Hal ini tujuannya agar penggunaan GeNose lebih efisien. Seperti dibuat sistem misalkan seseorang mengembuskan napas dan keluar hasilnya itu langsung ter-record (terekam) misalnya ke HP (handphone) yang bersangkutan. Sehingga memudahkan nanti kalau di airport, karena tentunya juga harus dihindari jangan sampai terjadi antrean panjang yang merepotkan di bandara," ungkap dia.

Kemudian, lanjut dia, pihak bandara perlu menyediakan alat deteksi virus Corona tersebut beberapa unit, tergantung dengan ramainya lalulintas orang di bandara.

"Contohnya traffic-nya sekian puluh ribu orang per hari maka sebaiknya supaya efektif GeNose-nya, berapa alatnya? apakah satu unit cukup? tapi barangkali yang lebih baik lebih dari satu supaya tidak terjadi antrean yang kembali lagi merepotkan," jelasnya.

Dalam webinar itu belum ada jawaban secara pasti bahwa hasil tes menggunakan GeNose bisa digunakan sebagai alternatif syarat perjalanan. Seperti diketahui, aturan mengenai syarat perjalanan dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini