Pasca-Gempa Majene, Operasional Penerbangan Berjalan Normal

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 320 2345545 pasca-gempa-majene-operasional-penerbangan-berjalan-normal-UcZs288vub.jpg Operasional Penerbangan di Bandara Mamuju Berjalan Normal. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan operasional penerbangan berjalan normal pasca-gempa bumi di wilayah Majene, Sulawesi Barat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto mengimbau, seluruh bandar udara yang terdampak untuk melakukan monitoring secara berkala terkait dengan kondisi operasional penerbangan di bandar Udara.

Baca Juga: Gempa Majene, 528 Gardu Listrik Berhasil Dinyalakan

“Telah dikoordinasikan, seluruh bandar udara terdampak kami minta untuk melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak terdapat kerusakan yang mengganggu keselamatan penerbangan. Adapun operasi penerbangan di bandar udara hingga saat ini di laporkan masih berjalan normal,” jelas Dirjen Novie Riyanto di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Diketahui, bandar udara yang terdampak gempa, Bandar Udara Tampa Padang - Mamuju dan Bandar Udara Sumarorong - Mamasa. Secara umum kondisi pegawai serta fasilitas bandar udara tidak terdapat kendala, hanya kerusakan minor pada beberapa fasilitas di bandar udara dan sedang diperbaiki.

Baca Juga: Gempa Majene, Sri Mulyani Segera Perbaiki Fasilitas Pelayanan Masyarakat

“Kondisi Bandar Udara dan Navigasi Penerbangan masih dapat melayani operasi penerbangan secara normal, sedangkan untuk Bandar Udara Sumarorong tidak terdapat kerusakan baik fasilitas sisi udara maupun sisi darat. Namun, terdapat keretakan pada sisi gedung tower Mamuju dan saat ini pelayanan navigasi penerbangan masih beroperasi normal dengan status AFIS,” jelas Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Baitul Ihwan, saat dikonfirmasi.

Pada Bandar Udara Tampa Padang - Mamuju, fasilitas bandar udara dalam kondisi serviceable (tidak terdapat kerusakan), kondisi terminal terjadi kerusakan pada plafon gedung terminal, untuk sementara dilakukan perbaikan, dan listrik utama PLN dalam kondisi off dan bandar udara saat ini menggunakan Secondary Power sedangkan kondisi sisi gedung tower mengalami keretakan, pemanduan sementara dilakukan di gedung PK-PPK.

Sedangkan, pada Bandar Udara Sumarorong - Mamasa, kondisi fasilitas sisi udara dan sisi darat bandar udara Sumarorong Mamasa dalam keadaan aman dan tidak ada kerusakan, namun jalan akses penghubung antara kabupaten Polewali Mandar dan Kab. Mamasa longsor diakibat gempa dan hujan deras.

“Kami juga telah menginstruksikan bantuan dari bandar udara sekitarnya untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi terkait rencana distribusi bantuan operasional dan atau logistik jika memungkinkan. Semoga bencana ini dapat segera terlewati dan terselesaikan dengan baik,” tutup Dirjen Novie Riyanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini