BLT Emak-Emak Cair, Jangan Lupa Bawa KTP dan KK

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 320 2347603 blt-emak-emak-cair-jangan-lupa-bawa-ktp-dan-kk-OQwnjobu6k.jpg BLT Emak-Emak (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Pemerintah telah mencairkan berbagai macam Bantuan Sosial (Bansos). Tiga bansos itu adalah program keluarga harapan (PKH), bantuan sosial tunai (BST), dan bansos sembako.

Bansos ini berbentuk tunai atau bisa disebut BLT. BLT akan menyasar berbagai golongan masyarakat, seperti emak-emak hingga BLT anak sekolah.

Sementara itu, untuk proses pengecekan daftar penerima bantuan, terdapat perubahan dari cara yang sebelumnya digunakan. Kini masyarakat bisa mengunjungi laman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di alamat https://dtks.kemensos.go.id.

Baca Juga: Siap-Siap! Bansos Tunai Rp300.000 Cair Lagi di Februari 

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengungkapkan tingkat penyerapan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) telah mencapai 86%, di mana bantuan langsung tunai tersebut sudah kembali dicairkan pekan kedua Januari 2021.

Risma mengatakan seluruh penerima bansos di Indonesia harus terdaftar dalam DTKS. "Harus daftar DTKS," kata Mensos di Jakarta.

Baca Juga: Tinggal Klik di dtks.kemensos.go.id Dapat BLT, Begini Caranya 

Caranya adalah fakir miskin mendaftarkan diri ke Desa/Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK. Pendaftaran ini akan dibahas di Musyawarah di tingkat Desa/Kelurahan untuk menentukan kelayakan warga masuk ke dalam DTKS berdasarkan identifikasi awal (pre-list) maupun usulan baru.

"Musdes/Muskel akan menghasilkan Berita Acara yang ditandangani oleh Kepala Desa/Lurah dan perangkat desa lainnya, untuk kemudian menjadi Pre-List Akhir," katanya.

Lalu, Pre-List Akhir ini digunakan oleh Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap DTKS, melalui kunjungan rumah tangga.

Data yang telah diverifikasi dan divalidasi kemudian dicatatkan di dalam Aplikasi SIKS Offline oleh Operator Desa/Kecamatan, untuk kemudian diekspor berupa File Extention SIKS.

Bantuan sosial (Bansos) itu berupa tunai yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total anggaran Rp28,7 triliun. Sasaran 10 juta keluarga PKH disalurkan dalam 4 tahap, yaitu Januari, April, Juli dan Oktober 2021 melalui Bank HIMBARA. Pada bulan Januari, PKH akan disalurkan dengan anggaran sebesar Rp7,17 triliun.

Untuk program Kartu Sembako/BPNT total anggaran Rp42,5 triliun akan menjangkau 18,8 juta KPM dengan indeks Rp200 ribu/bulan/KPM. Bantuan disalurkan Januari-Desember 2021.

Bansos Tunai (BST) tahun 2021 menjangkau 10 juta KPM dengan total anggaran Rp12 triliun. Penyalurnya melalui PT Pos Indonesia dengan indeks bantuan Rp300 ribu/KPM selama 4 bulan yaitu Januari, Februari, Maret, dan April.

Sementara, Indeks dan faktor penimbang Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Tahun 2021 (Rp)/Tahun

Kategori Ibu Hamil/Nifas: Rp. 3.000.000,-

Kategori Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun: Rp. 3.000.000,-

Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat: Rp. 900.000,-

Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat: Rp. 1.500.000,-

Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat: Rp. 2.000.000,-

Kategori Penyandang Disabilitas berat: Rp. 2.400.000,-

Kategori Lanjut Usia: Rp. 2.400.000,-

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini