Share

Gerakan Wakaf Uang Diminta Harus Bebas Korupsi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 320 2351632 gerakan-wakaf-uang-diminta-harus-bebas-korupsi-OaM29bC8rp.jpg Syariah (Shutterstock)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU). Hal ini untuk menumbuhkan rasa solid masyarakat Indonesia di tengah krisis ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyambut baik adanya program tersebut. Hal ini menunjukkan kalau pemerintah melihat adanya peluang besar sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia untuk membangkitkan kembali perekonomian.

 Baca juga: Jokowi Ingin Pemanfaatan Wakaf Tak Lagi Terbatas untuk Ibadah tapi Sosial-Ekonomi

"Potensi besar umat Islam untuk Indonesia kembali terbukti," tulis Hidayat dalam akun Twitter resmi pribadinya yang dikutip Okezone, Rabu (27/1/2021).

Meski begitu, dia mengingatkan agar pemerintah mengelola dana tersebut secara baik agar terbebas dari praktek korupsi.

 Baca juga: Dorong Wakaf Uang, Sri Mulyani Sebut di Indonesia Masih Berupa Tanah

"Dan agar program ini sukses, Pemerintah jg harus bebaskan Indonesia dari korupsi yg makin ekstrim spt kasus Kondensat,Jiwasraya,Asabri, BPJS TK dan Bansos," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan potensi wakaf di Indonesia sangat besar. Oleh sebab itu ia meminta jajarannya memperluas lagi cakupan pemanfaatan wakaf, yang tidak lagi terbatas untuk tujuan ibadah, melainkan untuk tujuan sosial ekonomi. Dengan demikian hal ini bisa memberikan dampak signifikan bagi pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini