Sunat Anggaran K/L, Sri Mulyani: Ini Sesuai Instruksi Bapak Presiden

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 320 2351810 sunat-anggaran-k-l-sri-mulyani-ini-sesuai-instruksi-bapak-presiden-nWE6xaoAi2.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan penilaian pada kinerja anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L). Jika kinerja baik maka akan diberikan penghargaan dan jika jelek maka akan diberikan sanksi.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 2 tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan dan/atau Pengenaan Sanksi Atas Kinerja Anggaran K/L.

Baca juga: Menhub Ikhlas Sri Mulyani 'Sunat' Anggaran Kemenhub Rp12,4 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemotongan anggaran pada Kementeran dan Lembaga untuk pendanaan penanganan Covid-19.

"Untuk pendanaan kegiatan mendesak tahun 2021 ini kami sesuai dengan instruksi bapak presiden melakukan refocusing dan realokasi belanja kementerian dan lembaga jadi sekarang kementerian lembaga diminta untuk melakukan refocusing lagi, belanja-belanja tahun 2021 yang kemungkinan tidak prioritas atau tidak akan mungkin dijalankan karena covid masih sangat meningkat," kata Sri Mulyani dalam rapat virtual dengan DPR, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Komisi IV Sesalkan Sri Mulyani 'Sunat' Anggaran Kementan Rp6,3 Triliun

Dia pun berencana memotonga anggaran dan kementeran lembaga sebesar Rp275 triliun. Hal ini dilakukan agar menjaga defisit anggaran tidak melebae di 2021.

"Kita menggunakan dari belanja refocusing ini untuk tadi memberikan pemihakan, dpr waktu itu menyampaikan kepada kita adalah bahwa pemerintah boleh melakukan refocusing asal tidak melebihi Rp275 triliun. Total belanja anggaran dan juga dpr meminta supaya kita tetap menjaga defisit tidak lebih tinggi dari 5,7%," katanya.

Sebagai informasi K/L yang mendapat hasil penilaian baik maka akan diberikan penghargaan, sedangkan K/L yang hasil penilaiannya kurang dan sangat kurang akan dikenakan sanksi. Sementara untuk K/L yang hasil penilaian baik dan cukup tidak dapat penghargaan maupun sanksi.

Untuk K/L yang mendapatkan penghargaan bisa berupa piagam/tropi dan juga insentif. Sedangkan K/L yang nilainya kurang dan sangat kurang bisa mendapatkan sanksi berupa teguran tertulis dan disinsentif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini