Namun, Aziz mengatakan bahwa angka kasus positif Covid-19 yang kian menanjak setiap harinya pun menjadi momok tersendiri. "Ini kita sebelumnya sudah takut, sekarang makin takut lagi. Akan ada pembatasan lagi, kita bandingkan dengan India saja sudah recover tapi kita belum, semoga bisa cepat. Selama ada pembatasan, masyarakat tidak berkendara, " ucapnya.
Kendati demikian, dia mencatat bahwa ekspor ban ke Amerika Serikat mulai membaik. Sementara itu, untuk produksi ban didominasi persentasenya untuk kebutuhan ekspor sebesar 60-70%.
"Pembatasan ini akan sama di semua negara nantinya, contoh demand Eropa kosong, karena mereka tidak ada mobilitas, tidak jalan, tidak perlu ganti ban," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.