Gubernur BI Akui Rupiah Masih Kemurahan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 320 2355938 gubernur-bi-akui-rupiah-masih-kemurahan-s1Q6lJSNjg.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus menjaga stabilitas Rupiah. Di mana, secara fundamental Rupiah masih bisa menguat.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan akan terus menjaga dan menstabilkan rupiah. Meskipun, nilai tukar rupiah masih undervalue atau kemurahan.

 Baca juga: Stabilkan Rupiah, BI Perkuat Implementasi Jisdor

"Kebijakan moneter kita akan melanjutkan, memastikan rupiah tetap stabil. Rupiah kita lihat punya potensi secara fundamental akan menguat, kita tahu Rupiah masih under value," katanya dalam diskusi virtual? Rabu (3/2/2021).

Dia mengatakan, BI akan mengadopsi suku bunga rendah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi. Serta akan bekerjasama dengan Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi

 Baca juga: Rupiah Kian Dekati Rp16.000/USD, Ini Daftar Kurs Jual dan Beli di Perbankan

"Sejauh ini kita tidak melihat ada masalah yang cukup krusial saat ini dan kemudian kita juga terus melanjutkan koordinasi erat dengan untuk fiskal dan moneter bukan hanya tentang mendesain kebijakannya saja dan untuk melakukan pertemuan reguler dengan kementerian dan juga kementerian keuangan, tapi juga adalah tentang bagaimana BI berpartisipasi di beberapa bagian APBN," imbuhnya.

Sebagai informasi, Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (3/2/2021). Rupiah menguat bersamaan dengan tren apresiasi mata uang Asia terhadap greenback.

Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat 12,5 poin atau 0,09% ke level Rp14.012,5. Indeks dolar di sisi lain melemah 0,21% ke level 91,008.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini