Ekonomi RI Pulih dari Covid-19, Guyur BLT untuk Masyarakat-Dunia Usaha

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 07 Februari 2021 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 320 2358034 ekonomi-ri-pulih-dari-covid-19-guyur-blt-untuk-masyarakat-dunia-usaha-tb7dWrcg8Q.jpg Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 minus 2,07% akibat pandemi Covid-19. Padahal pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,02%. Catatan ekonomi Indonesia tahun 2020  terburuk sejak krisis moneter 1998.

Ekonom dan Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, selain memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat, pandemi Covid-19 turut memberikan dampak signifikan terhadap konsumsi dan investasi yang turun drastis.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Minus 2,07%, Kemenkeu: Tahun Ini Tumbuh 5,0% 

Untuk mengatasi agar penurunan tidak terus terjadi, Piter menyebut pemerintah harus segera menanggulangi pandemi Covid-19 yang menjadi penyebab utama terbatasnya aktivitas ekonomi

"Pemerintah hendaknya mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan. Pemulihan ekonomi baru bisa diwujudkan apabila pandemi sudah berakhir," ujar Piter saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (7/2/2021).

Dia juga menyadari bahwa penanggulangan pandemi Covid-19 tidak mungkin akan selesai dalam jangka waktu pendek. Oleh karena itu, dia menyebut pemerintah juga perlu memberikan bantuan kembali kepada masyarakat dan dunia usaha sembari menunggu pandemi berakhir.

Dengan adanya bantuan tersebut, dia menyebut masyarakat dan dunia usaha mampu bertahan dan tidak lebih dulu mati atau bangkrut saat pandemi.

"Masyarakat dan dunia usaha yang mampu bertahan di tengah pandemi akan menjadi modal kebangkitan ekonomi ketika pandemi nanti berakhir," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini