6 Fakta Terbaru BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 320 2359362 6-fakta-terbaru-blt-umkm-rp2-4-juta-cair-gb2c8OuDsq.jpg BLT Cair (Foto: Okezone)

JAKARTA - BLT UMKM atau Banpres produktif usaha mikro 2020 telah tersalurkan 100% dengan total nilai Rp28,8 triliun. BLT UMKM sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro sebanyak 12 juta penerima.

Pencairan BLT UMKM Rp2,4 juta sangat berdampak pada keberlangsungan UMKM di tengah pandemi Covid-19.

"Dari survei yang kami lakukan terkait dampak PEN 2020, sebanyak 59% mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan," ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kemarin.

Baca Juga: BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair untuk 12 Juta Pelaku Usaha 

Untuk BLT UMKM tahun ini, Kemenkop UKM tengah mengajukan ke Kementerian Keuangan. Berikut fakta-fakta soal BLT UMKM Rp2,4 juta seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Selasa (9/2/2021).

1. BLT UMKM Cair 100%

Pemerintah telah menyalurkan BLT UMKM Rp2,4 juta pada 2020. BLT UMKM atau disebut banpres produktif usaha mikro 2020 kepada 12 juta penerima

Baca Juga: Kabar Gembira, BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair Lagi Tahun Ini 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, BLT UMKM telah disalurkan sebesar Rp28,8 triliun dalam bentuk Banpres produktif usaha mikro 2020 kepada 12 juta penerima. Mereka menerima sebanyak Rp2,4 juta dan berdasarkan hasil survei bantuan itu membuat masing-masing pelaku UMKM bertahan hingga 12 bulan.

"Dari survei yang kami lakukan terkait dampak PEN 2020, sebanyak 59% mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan," kata Teten kemarin.

2. Pencairan BLT UMKM

Hingga saat ini belum seluruhnya disalurkan oleh perbankan hal ini disebabkan karena masih adanya pembatasan sosial. Oleh karena itu, pihak Kemenkop mengajukan pertimbangan kepada Kementerian Keuangan agar dapat memberikan kelonggaran pencairan. Makanya tidak heran masih ada pencairan BLT UMKM.

3. UMKM Butuh BLT Rp5 Juta-Rp10 Juta

Berdasarkan Survei Dampak Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI Tahun 2020, 72% responden menyatakan membutuhkan tambahan modal usaha.

"Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebagian besar membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta (41,3%) dan membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta - Rp10 juta (21,3%)," ujar Teten

4. Cara dan Syarat BLT UMKM

Dilansir dari laman utama KemenKop UKM, berikut adalah syarat pengajuan BLT UMKM:

- Warga Negara Indonesia (WNI)

- Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

- Memiliki usaha mikro

- Bukan ASN, TNI/POLRI, dan bukan pegawai BUMN/BUMD

- Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

- Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda harus melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)

Setelah memenuhi persyaratan di atas, pelaku usaha mikro dipersilahkan untuk mendatangi salah satu kantor lembaga pengusul yakni dinas yang membidangi Koperasi dan UKM, Koperasi Berbadan Hukum, Kementerian atau lembaga, dan Perbankan atau perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Pemberkasan diserahkan kepada lembaga pengusul untuk mendapatkan rekomendasi bantuan BPUM UMKM Rp2,4 juta.

Jika lolos, BPUM UMKM dengan nominal Rp2,4 juta akan dicairkan secara langsung melalui bank penyalur BNI, BRI, dan Bank Syariah Mandiri.

Bagi pelaku usaha mikro yang belum memiliki rekening bank tidak perlu khawatir dan cemas karena memiliki rekening bank bukan menjadi salah persyaratan untuk mendapatkan Banpres Produktif UMKM Rp2,4 juta.

Pelaku usaha mikro yang belum memiliki rekening akan dibuatkan oleh bank penyalur baik BNI, BRI, maupun Bank Syariah Mandiri dengan mendatangi kantor bank terdekat setelah mendapatkan SMS notifikasi dan membawa kartu identitas.

Sementara itu, pemberitahuan mengenai apakah pelaku usaha mikro menerima Banpres Produktif UMKM atau tidak diberitahukan melalui pesan singkat (SMS) oleh bank penyalur atau dapat melakukan pengecekan secara mandiri dari rumah.

Pengecekan mandiri dapat dilakukan melalui laman https://eform.bri.co.id/bpum bagi pengguna rekening BRI dengan menuliskan NIK yang tertera dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Setelah menuliskan NIK, cek apakah ada nomor NIK yang sesuai identitas pendaftar atau tidak, jika ada maka pelaku usaha mikro yang mendaftarkan diri dapat mendatangi kantor bank penyalur terdekat untuk melakukan verifikasi data dan pencairan dana.

5. Manfaat BLT UMKM

Berdasarkan hasil survei monitoring Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Sekretariat Wakil Presiden RI dan Kementerian Koperasi dan UKM dengan jumlah responden 1.261 Orang mayoritas sebesar 88,5% Memanfaatkan dana untuk kegiatan produktif terutama pembelian bahan baku, dan 69% sudah mencairkan serta 31% belum mencairkan kendala masih dalam proses aktivasi dan belum memiki waktu pencairan.

Sumber data 12 juta pelaku usaha mikro diusulkan oleh BUMN/BLU sebanyak 5,4 juta, Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi/DI, Kabupaten dan Kota sebanyak 5,2 juta, Perbankan sebanyak 868 ribu, Koperasi sebanyak 294 ribu, dan Kementerian/Lembaga 132 ribu.

Survey BRI membuktikan terhadap pemanfaatan dana Banpres Produktif Usaha Mikromenunjukan bahwa sebesar 75,4% dimanfaatkan untuk membeli bahan baku/bibit/barang dapur, dan sebesar 44,8% responden UMKM masih beroperasi karena meningkat usahanya setelah menerima Banpres Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro dan sebesar 51,5% responden UMKM yang tutup sementara menjadi beroperasi kembali.

6. BLT UMKM Rp2,4 Juta untuk Tahun Ini

Rencana Program Banpres Produktif Usaha Mikro Tahun 2021, Kementerian Koperasi dan UKM telah berikirim surat ke Kementerian Keuangan dengan Nomor 79/M.KUKM/XII/2020, tanggal 14 Desember 2020, Hal Usulan Lanjutan Program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro TA. 2021, usulan penambahan anggaran sebesar Rp28.800.000.000.000.

Jumlah itu ditargetkan menyasar 12 juta Usaha Mikro yang akan diberikan dana bantuan langsung sebesar Rp2,4 juta.

Penyaluran Banpres akan diprioritaskan dari aspek pemerataan antar daerah dan yang belum menerima bantuan Banpres dan Bagi yang sudah mendapatkan bantuan Banpres akan diarahkan untuk mengakses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini