Meski Minus, Wapres Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2362869 meski-minus-wapres-sebut-ekonomi-indonesia-mulai-membaik-IR2I6E2lJ0.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, pemerintah berupaya memperbaiki ekonomi RI. Hal tersebut terlihat dari angka pertumbuhan ekonomi yang mengalami perbaikan per kuartalnya.

Meskipun harus diakui, jika secara tahunan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mengalami minus sebesar 2,07%. Namun jika melihat dari kuartal II-2020, trennya semakin membaik.

Baca Juga: Ada Imlek, Ekonomi RI Bakal Meriah?

“Berbagai kebijakan, langkah serta upaya yang telah kita lakukan, alhamdulillah memberikan hasil yang cukup baik. Secara makro tercatat banyak capaian yang baik, seperti tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2020 per kuartal yang terus membaik meski secara tahunan berkontraksi sekitar 2,07%,” ujarnya dalam acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik di Lingkup Polri secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Menko Luhut Curhat soal Ekonomi Indonesia ke GP Ansor

Tak hanya itu, realisasi penyerapan anggaran juga mencapai 96% dari pagi APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/APBN). Selain itu, penyaluran bansos dan bantuan bagi UMKM juga hampir mencapai angka 100%.

“Serta penanganan pandemi yang relatif mampu menekan persentase jumlah korban tertular maupun meninggal pada level yang lebih baik dari rata-rata dunia,” jelas Ma’ruf.

Wakil Presiden menjelaskan, sejak awal merebaknya wabah covid-19, hampir seluruh perhatian, tenaga dan sumberdaya dikerahkan untuk menghadapi situasi pandemi covid-19. Mengingat dampaknya nyaris melumpuhkan sendi-sendi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Bukan saja di Indonesia, tapi seluruh negara di dunia tanpa kecuali juga mengalaminya. Sehingga hal tersebut membuat pemerintah harus mengambil langkah-langkah extra ordinary secara cepat.

“Guna mengatasi penularan dan jatuhnya lebih banyak korban, menjaga daya beli masyarakat seraya mengupayakan pemulihan ekonomi nasional,” kata Ma’ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini