Erick Thohir Pede Ekonomi Indonesia 2021 Tumbuh 5%

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 320 2366746 erick-thohir-pede-ekonomi-indonesia-2021-tumbuh-5-qmvAW5gqzF.png Erick Thohir (Foto: Instagram/@erickthohir)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memproyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 tumbuh 3%-5%. Proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut bisa tercapai jika penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

"Tahun kemarin (2020) kita minus 2,1%, Insya Allah tahun ini bisa tumbuh 3%-5%. Tentu ini tergantung daripada bagaimana kita menangani Indonesia sehat, 3M, dan 3T," ujar Erick dalam gelaran virtual The Indonesia 2021 Summit, The Future is Now, Leading in The Era of Disruptions, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Gubernur BI Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Jadi 4,3%-5,3% 

Tak hanya pemerintah, Erick meyakini, sikap optimisme terhadap pemulihan ekonomi nasional juga dirasakan masyarakat dan para pelaku bisnis, khususnya investor.

"Saya optimistis, pemerintah optimistis, dan saya yakin masyarakat Indonesia juga optimistis, investor optimistis bahwa pertumbuhan Indonesia secara ekonomi tahun ini akan lebih baik dari tahun kemarin," katanya.

Baca Juga: Bravo! Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI Nomor 4 Setelah China, Vietnam & Korsel 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 minus 2,07%. Kontraksi ekonomi tersebut terjadi setelah krisis 1998 saat pertumbuhan ekonomi minus 13,16% akibat krisis moneter.

"Ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia, sejak 1998 untuk pertama kalinya pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi," kata Kepala BPS, Suhariyanto saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

Secara kuartalan, Indonesia juga masih resesi. Pada kuartal IV-2020, pertumbuhan ekonomi minus 2,19%, melanjutkan tren kuartal sebelumnya yang minus masing-masing -5,32% (kuartal II) dan -3,49% (kuartal III).

Suhariyanto menyebut, Indonesia bukan satu-satunya negara yang ekonominya tertekan akibat pandemi Covid-19. Namun, secara agregat, ekonomi negara mitra dagang utama Indonesia pun ikut minus, kecuali China dan Vietnam yang tumbuh positif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini