Vaksinasi Mandiri, Pemerintah-Pengusaha Tak Sabar Pulihkan Ekonomi

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 320 2370191 vaksinasi-mandiri-pemerintah-pengusaha-tak-sabar-pulihkan-ekonomi-zs9HDMMqDl.jpg Vaksin Mandiri Segera Didistribusikan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah segera mendistribusikan vaksin mandiri atau vaksin gotong royong. Program dilakukan pada bulan ini, bertujuan untuk mempercepat penyuntikan vaksin kepada masyarakat.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, vaksinasi mandiri merupakan bukti ketidaksabaran pemerintah dan pengusaha untuk cepat memulihkan mobilitas masyarakat. Dengan harapan ekonomi juga bisa cepat pulih kembali setelah tertekan karena pandemi.

Baca Juga: Permenkes Vaksinasi Mandiri Terbit, Begini Aturannya

"Iya memang enggak sabar untuk cepat pulihkan mobilitas masyarakat," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (1/3/2021).

Padahal jika berkaca dengan vaksinasi yang dilakukan di negara lain, lebih memprioritaskan kelompok lansia dan masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Setelah mereka semua divaksin baru pemerintah bisa melakukan vaksinasi kepada kelompok pengusaha.

Baca Juga: 3,5 Juta Vaksin untuk Swasta, 6.644 Perusahaan Daftar Vaksinasi

"Tapi masalah utamanya di negara lain, prioritas vaksinasi itu lansia dan masyarakat dengan penyakit bawaan. Itu dulu yang harus divaksin baru pelaku usaha. Kalau tujuannya memang menurunkan angka penularan covid-19," kata Bhima.

Bhima menambahkan, vaksinasi mandiri ini lebih kepada desakan dari pengusaha untuk mendapatkan prioritas. Mengingat, jika menunggu giliran vaksinasi gratis dianggap terlalu lama.

“Persoalan mendasar adanya vaksin mandiri lebih ke desakan dari pengusaha agar mendapat prioritas karena menunggu giliran tahap vaksin gratis dianggap terlalu lama," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini