Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Pamer Defisit APBN RI Masih Kecil meski Tekor Rp956 Triliun

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 03 Maret 2021 |16:46 WIB
Sri Mulyani Pamer Defisit APBN RI Masih Kecil meski Tekor Rp956 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Kemenpan RB)
A
A
A

Salah satu instrumen fiskal yang melakukan fungsi kekuatan untuk mencounter siklus turun akibat pandemi adalah APBN. Oleh sebab itu, pada 2020 lalu APBN harus mengalami defisit hingga mendekati angka 6,2%.

“Salah satu instrumen yang paling penting adalah APBN sebagai instrumen fiskal yang melakukan fungsi kekuatan untuk mengcounter siklus turun akibat shock covid-19. APBN harus dihadapkan defisit APBN yang semakin tinggi yaitu menjadi 6,1% dari PDB,” jelasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement