Pemilik Perusahaan Gadai Emas Terbesar Meninggal Dunia, Hartanya Rp68 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 455 2374182 pemilik-perusahaan-gadai-emas-terbesar-meninggal-dunia-hartanya-rp68-triliun-pOVJe4lDqe.png George Muthood Meninggal Dunia. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Kabar duka datang dari seorang Chairman Muthoot Finance M.G George Muthoot yang meninggal dunia pada Jumat (5/3/2021), di kediamannya, New Delhi. Pemilik perusahaan gadai emas terbesar di India itu menderita vertigo, kehilangan keseimbangan dan jatuh dari tangga di rumahnya.

Setelah terjatuh, dia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Escorts, namun sayangnya nyawa dia tak tertolong hingga akhirnya dinyatakan oleh dokter telah meninggal dunia.

Manajemen perusahaan menyatakan, Muthoot adalah pemimpin visioner. Kematiannya yang mendadak dan tak terduga merugikan perusahaan, karyawan, mitra bisnis, keluarga, dan teman.

Baca Juga: 4 Fakta Raja Mal di Indonesia, Ini Sang Empunya

"Di bawah kepemimpinannya, Muthoot Finance mencapai pertumbuhan baru dan menjadi pemimpin pasar dalam industri gadai emas," kata manajemen Muthot Finance seperti dilansir dari Forbes, Senin (8/3/2021).

Sebagai informasi, Muthoot bersama keluarganya menduduki peringkat No. 26 dalam daftar orang terkaya India tahun 2020 dengan kekayaan USD4,8 miliar atau setara Rp68,47 triliun (mengacu kurs Rp14.266 per USD).

Perusahaan ini adalah pemberi pinjaman terbesar India untuk logam mulia dan Muthoot dikreditkan dengan membangunnya menjadi pembangkit tenaga keuangan dengan pendapatan tahunan USD1,3 miliar (2020), 5.400 cabang di seluruh India dan 166 ton emas dalam pengawasan yang aman.

Baca Juga: 6 Pengusaha yang Sukses di Usia Tua, Ada Kolonel Sanders

Dia memperluas perusahaan yang bermarkas di Kochi di luar India selatan, mendirikan cabang di seluruh negeri, yang saat ini melayani lebih dari 200.000 pelanggan setiap hari. Muthoot dikreditkan dengan membuat proses peminjaman transparan dan ramah pelanggan.

"Menggadaikan emas mungkin merupakan perdagangan yang buruk, tapi kami mengambil pujian karena menjadikannya bisnis yang terorganisir dan memberinya kehormatan," kata Muthoot beberapa waktu lalu.

Sebagai seorang insinyur dengan pelatihan, Muthoot pindah ke New Delhi di usia 20-an dan mendirikan pabrik kertas. Dia kemudian bergabung dengan bisnis pinjaman emas keluarga pada tahun 1975, tetapi terus beroperasi dari ibu kota. Dia menjadi direktur pelaksana pada 1979, dan ketuanya pada tahun 1993.

Grup Muthoot didirikan oleh kakeknya Muthoot Ninan Mathai pada tahun 1887 sebagai perusahaan perdagangan yang memasok kayu dan biji-bijian makanan ke perkebunan yang dijalankan oleh Inggris. Ini berkembang menjadi layanan keuangan pada tahun 1939 ketika ayah Muthoot M. George Muthoot memulai chit fund, skema tabungan yang tumbuh di dalam negeri.

Tiga dekade kemudian, keluarga tersebut melakukan peminjaman menggunakan perhiasan emas sebagai jaminan dan bisnis tersebut dinamai ulang Muthoot Bankers. Perusahaan mulai meminjamkan kepada gerombolan orang dari negara bagian asli keluarga Kerala yang ingin bermigrasi ke Timur Tengah untuk mendapatkan prospek yang lebih baik, tetapi tidak bisa mendapatkan pembiayaan bank untuk perjalanan, visa, dan biaya lainnya. Bisnis keluarga menjadi Muthoot Finance pada tahun 2001.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini