Waskita Lapor Pengalihan Saham Tol Semarang-Batang dan MKTT

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 278 2375446 waskita-lapor-pengalihan-saham-tol-semarang-batang-dan-mktt-GkVb23zVX7.jpg Waskita Jual 9 Ruas Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/Waskita)

JAKARTA  - PT Waskita Karya mencapai kesepakatan awal dengan investor untuk divestasi pada 20% ruas Tol Semarang-Batang dan 30% ruas Tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi (MKTT). Penjualan saham dua ruas tol tersebut masing-masing dilakukan kepada RDPT Samuel Aset Manajemen Jalan Tol dan Kings Ring Limmited (KRL).

Lantas bagiamana mekanisme selanjutnya?

Corporate Secretary PT Waskita Toll Road (WTR) Alex Siwu mengatakan, setelah proses ambil alih atau jual beli rampung maka akan dilaporkan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Laporan ini berkaitan dengan perubahan pemegang saham yang ada di BUJT.

Baca Juga: Jual Saham Tol Rp824 Miliar, Waskita: Peluang Investasi RI Tak Terhitung

“Yang akan melapor nanti adalah BUJT ke BPJT terkait perubahan pemegang saham di BUJT. Dari kami selaku pemegang saham adalah pemberitahuan,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (10/3/2021).

Lagipula lanjut Alex, saat ini baru sampai kesepakatan jual beli bersyarat atau Conditional Sale Purchase Agreement (CSPA). Menurutnya, jual beli baru resmi terjadi ketika sudah ada ditandatanganinya akta jual beli antara Waskita dengan investor.

Baca Juga: Waskita Jual 30% Saham Tol Medan-Tebing Tinggi ke Investor Hong Kong

Sehingga untuk saat ini posisi porsi pemegang saham masih tetao seperti semula. Namun ketika akta jual beli sudah disepakati, barulah ada perubahan pada posisi dan porsi pemegangan saham.

“Selain itu, yang sekarang ini baru CSPA atau kesepakatan jual beli bersyarat, jadi transaksinya belum terjadi. Transaksi jual beli baru resmi setelah ada tanda tangan Akta Jual Beli atau Sale Purchase Agreement antara kita dan investor. Sebelum ada Akta Jual Beli susunan pemegang saham tetap sama,” jelasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, menjual ruas tol Semarang-Batang sebesar 20% dengan nilai mencapai Rp1,5 Triliun. Penjualan ruas tol tersebut setelah dilakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Sale Purchase Agreement (CSPA) dengan RDPT Samuel Aset Manajemen Jalan Tol.

Jelang beberapa hari, Waskita sepakat untuk melakukan divestasi 30% saham di Ruas Tol Medan – Kualanamu - Tebing Tinggi (MKTT). Divestasi yang dilakukan kepada investor Road King Expressway (RKE) melalui anak perusahaannya Kings Ring Limmited (KRL) memiliki investasi sebesar Rp824 Miliar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini