Miris! Ibarat Mengemis, Buruh Kesulitan Klaim JHT di BPJS Ketenagakerjaan

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 320 2380528 miris-ibarat-mengemis-buruh-kesulitan-klaim-jht-di-bpjs-ketenagakerjaan-QfQjj7gKS4.jpg Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Buruh yang terkena PHK kesulitan dalam mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengeluhkan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terhadap para buruh.

Baca Juga: 4 Fakta Sulitnya Pencairan JHT, Nomor 3 Banyak Calo

"Ketika buruh ter-PHK dan THR dibayar seenaknya, mereka datang ke BPJSTK untuk klaim Rp2 juta saja sudah seperti pengemis," ucap Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat(19/3/2021).

Dia mengatakan, informasi tersebut dia dapatkan langsung dari rekan-rekannya di KSPI.

Baca Juga: Jaminan Hari Tua Sulit Cair, BPJS Ketenagakerjaan Jadi Sorotan

"Mau Rp1 triliun atau Rp2 triliun yang hilang akibat kerugian bisnis, kita tidak terlalu peduli selama pelayanannya ke buruh benar dan tidak korupsi," ucap Said.

Karena ada kasus indikasi korupsi seperti ini dan ada potensi kerugian yang mencapai Rp20 triliun, hal ini membuat buruh pun merasa sakit hati.

"Giliran buruh mau ngambil Rp2 juta saja dipersulit. Yang biasa dapat profit 10% dari JHT, tiba-tiba cuma 7%. Kita bukan mempersoalkan sehatnya likuiditas, tapi kenapa terjadi unrealized loss yang diduga merugikan negara," tegas Said.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini