Tes Covid-19 dengan Air Liur, Berapa Harganya?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 320 2380761 tes-covid-19-dengan-air-liur-berapa-harganya-dLkXE6hDaL.jpg Tes Covid-19 dengan Air Liur. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk meluncurkan tes diagnostik Covid-19 berteknologi mutakhir. Alat tersebut merupakan karya anak bangsa pertama dengan sampel air liur (saliva).

Tes diagnostik Covid-19 dengan sampel air liur ini menggunakan metode Reverse Transcription Loop Mediated Isothermal Amplification (RT LAMP) yang dapat mendeteksi secara spesifik asam nukleat yang merupakan material genetik dari virus.

Tes Covid-19 dihargai perseroan senilai Rp488.000 per paket. Untuk harga awal, Kalbe membanderol harga khusus sebesar Rp 400.000 per paket hingga 31 Maret 2021.

Baca Juga: RI Punya Tes Covid-19 dengan Air Liur, Akurasinya Setara PCR

Presiden Komisaris Kalbe Irawati Setiady mengklaim alat tersebut memiliki performa akurasi tinggi dengan sensitivitas 94% dan spesifisitas 98%.

"Cara pengambilan sampelnya yang hanya dari saliva (air liur), memberikan kenyamanan dan kepraktisan yang tidak pernah dibayangkan jika dibandingkan dengan tes Covid-19 lainnya yang sudah tersedia saat ini," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: Daftar Produksi Vaksin Covid-19, Berpacu Hentikan Penyebaran Virus

Sampel saliva diyakini tidak membutuhkan alat khusus. Bahkan, tidak menimbulkan resiko muntah ataupun hidung sensitif. Karena itu, hal ini sangat memudahkan bagi anak-anak, orang yang hipersensitif.

Senada direktur utama Kalbe Sie Djohan menyebut, hasil tes ini akurat dan relatif lebih nyaman saat digunakan dibandingkan dengan RT-PCR. Tak hanya itu, tes ini dapat dengan mudah dilakukan di laboratorium atau klinik pada umumnya. Sebab, hanya menggunakan peralatan yang dibutuhkan relatif sederhana.

Pengambilan sampel pun bisa dilakukan secara mandiri. Artinya pengguna bisa menaruh sampel air liurnya sendiri di tabung yang akan disediakan. Sehingga tidak perlu menggunakan tenaga ahli untuk mengambil sampel seperti test dengan RT-PCR.

"Akurasinya yang juga sangat baik. Karena RT-LAMP ini juga menggunakan teknologi yaang sama yaitu tes molekuler yang sama dengan RT-PCR yang dideteksi dengan asam nukleat bukan protein dan test kita sudah divalidasi, dibandingkan dengan RT-PCR dengan akurasi yang relatif mirip," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini