Gubernur BI Ajak Bankir dan Pengusaha Pulihkan Ekonomi

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 320 2383758 gubernur-bi-ajak-bankir-dan-pengusaha-pulihkan-ekonomi-ZP4IUHuog9.jpg Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: Okezone.com/Bank Indonesia)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menunjukkan optimisme bahwa pemulihan ekonomi terus berlangsung. Diperkirakan ekonomi tahun ini tumbuh hingga 5,3%.

"Saya mengajak perbankan dan dunia usaha, mari bangun optimisme dan pulihkan ekonomi," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis(25/3/2021).

Baca Juga: BI Bawa Kabar Baik, Ekonomi RI Kuartal I-2021 Lebih Kuat

Pihaknya memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berada di kisaran 4,3-5,3%. Hal ini didukung ekspor yang semakin bagus, belanja pemerintah, dan kehadiran UU Cipta Kerja meningkatkan investasi.

"Saya kira kita akan makin baik. Stabilitas ekonomi makro terjaga, inflasi 3%, plus minus 1, cadev USD138 miliar, CAR bagus, likuiditas lebih-lebih. DPK memang naik, memang fokusnya adalah mendorong kredit pembiayaan ke dunia usaha. Makanya kami datang untuk mengajak gotong royong," jelas Perry.

Baca Juga: Fitch Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Segera Pulih Tahun Ini, Menko Airlangga Optimistis

Kedua, lanjut dia, langkah BI tidak kurang-kurang, semua instrumen BI untuk mendukung PEN, kebijakan moneternya tidak hanya mendukung stabilitas, tapi mendukung ekonomi makro.

Suku bunga pun sudah diturunkan jadi 3,5%, terendah sepanjang sejarah, belum pernah agresif. NTR juga distabilkan, dimana dulu pernah hampir 17 ribu, sekarang pun pihaknya terus melakukan stabilisasi.

"Kami juga injeksi likuiditias, bank monggo, QE salah satu yang terbersar, sejak tahun lalu hampir 5,1% dari PDB. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

BI juga membiayai APBN dan tidak tanggung-tanggung, pihaknya melakukan rembuk bersama.

"Tahun lalu kami biayai Rp473,4 triliun. Salah satunya adalah burden sharing untuk membiayai kesehatan dan bansos, bahkan ini masih sisa dari tahun lalu. BI juga membiayai Rp47 triliun dari anggaran Rp74 triliun. Jadi BI all out dukung pertumbuhan ekonomi," pungkas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini