10,4 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin, Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 320 2385984 10-4-juta-orang-sudah-disuntik-vaksin-indonesia-masuk-10-besar-dunia-7Lc5hWb44b.jpg Vaksin Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah terus melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Tujuannya untuk mencapai target 70% hingga 80% herd immunity.

Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, hingga 27 Maret 2021, sudah ada 10,4 juta dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat. Dengan begini, Indonesia masuk 10 besar negara-negara yang terdepan dalam melakukan vaksinasi kepada masyarakatnya.

Baca Juga: Kebal Lawan Covid-19, Erick Thohir Buka Sentra Vaksinasi di Surabaya

"Alhamdulilah Indonesia menjadi negara yang cukup terdepan vaksinasi, di mana sampai posisi kemarin 27 Maret ada 10,4 juta dosis vaksin sudah diberikan ke masyarakat dan kita masih masuk 10 besar dibandingkan negara negara di dunia lainnya," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI, Senin (29/3/2021).

Menurut Honesti, kesuksesan ini tidak terlepas dari kesiapan suplai vaksin yang cukup melimpah. Menyusul pengembangan yang dilakukan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut setelah mendapatkan bahan baku dari produsen vaksin di seluruh dunia.

Baca Juga: Menteri Bambang Usul GeNose Banyak Digunakan di Pabrik

"Ini didukung kesiapan suplai sebab kita jauh jauh hari sudah lakukan komitmen dengan pengembangan pengembang vaksin," ucapnya.

Honesti menambahkan, dalam urusan vaksinasi posisi Indonesia sedikit lebih bagus dari negara-negara di Eropa. Namun bukan berarti, Indonesia bisa bersantai-santai.

Sebab menurutnya, penyuntikan vaksin ini harus dipercepat karena harus berpacu dengan perkembangan virus. Indonesia sendiri menargetkan herd immunity bisa terbentuk dalam waktu 15 bulan.

"Kecepatan sangat sangat menentukan dan bagaimana Indonesia bisa dikatakan herd immunity dalam wkatu kurang lebih 15 bulan dan mungkin mudah mudahan kalau bisa lebih cepat," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini