Bisa Tes GeNose, Menhub: Bandara Husein Sastranegara Layani 400 Orang/Hari

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 320 2387941 bisa-tes-genose-menhub-bandara-husein-sastranegara-layani-400-orang-hari-VKOmXYO9bD.jpg GeNose (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Pemeriksaan GeNose kini sudah tersedia di 4 Bandara mulai hari ini. Penerapan GeNose ini sebagai SE Kemenhub No 26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Adapun empat Bandara tersebut yakni Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung yang dikelola PT Angkasa Pura II. Kemudian ada Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Intenasional Juanda Surabaya yang dikelola PT Angkasa Pura I.

 Baca juga: Hari Ini GeNose Diterapkan di 4 Bandara, Menhub: Lakukan dengan Teliti!

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandara Husein Sastranegara, saat ini dapat melayani sekitar 400 orang per hari untuk tes GeNose. Pada tahap awal ini jumlah penumpang pesawat yang menggunakan tes GeNose C19 bisa mencapai sekitar 10% hingga 15% dari total penumpang pesawat yang berangkat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dirjen Perhubungan Udara, Angkasa Pura II dan Danlanud Husein Sastranegara,” ujarnya dalam keteranganya, Kamis (1/4/2021).

 Baca juga: Layanan Tes GeNose C19 di 4 Bandara Ini, Tarifnya Rp40 Ribuan

Menhub Budi menambahkan, penerapan GeNose ini harus dilakukan dengan teliti. Karena menurutnya, hal ini sangat penting untuk memastikan setiap orang yang berpergian bisa terdeteksi.

“Saya berpesan agar dilakukan dengan teliti karena ini proses yang penting agar setiap orang yang bepergian bisa dideteksi,” jelasnya.

Hingga saat ini terdapat 3 (tiga) simpul transportasi yang wajib menerapkan skrining kesehatan melalui RT-PCR atau Rapid Antigen atau GeNose yaitu di stasiun, pelabuhan, dan bandara. Sedangkan di sektor transportasi darat belum wajib dan pengecekan dilakukan secara acak (random testing).

“Di simpul itulah kita bisa melakukan skrining terhadap orang-orang yang berpergian, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” ucap Menhub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini