Erick Thohir Target 15% Kursi Direksi BUMN Diisi Perempuan Tahun Ini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390827 erick-thohir-target-15-kursi-direksi-bumn-diisi-perempuan-tahun-ini-UYiYvP80NF.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan 15% keterwakilan perempuan pada manajemen BUMN segera direalisasikan tahun ini. Saat ini, tercatat masih 11% wanita menduduki jabatan direksi perseroan.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, jika persentase 15% keterwakilan perempuan di jajaran direksi dan komisaris perseroan negara tahun ini bisa terwujud, maka pada 2023 mendatang akan ada 20% keterisian kepemimpinan perempuan.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut BUMN Punah Sangat Membahayakan Ekonomi RI

"Ketika kita berbicara tentang kepemimpinan perempuan. Sekarang masih 11% di tahun ini (2021), saya minta di tahun ini bisa mencapai 15% dan di tahun 2023 menjadi 20% untuk kepemimpinan perempuan," ujar Erick, Rabu (7/4/2021).

Tak hanya perempuan, target juga difokuskan pada direksi BUMN yang berasal dari kalangan anak mudah atau milenial. Saat ini, dari jumlah direksi BUMN, keterwakilan anak mudah masih 4%. Erick menargetkan tahun ini akan mencapai 5%.

Baca Juga: BUMN Karya Rugi Karena Penugasan Tak Sesuai

"Leadership kepada pimpinan mudah BUMN, yang sekarang jumlahnya itu, di direksi masih 4% yang di bawah usia 42 tahun. Kita harapkan tahun ini 5%," ujar dia.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian BUMN akan melakukan training leadership forum. Dimana, kegiatan ini difokuskan pada pelatihan kepemimpinan yang bertujuan melatih para calon manajemen BUMN baik dari kaum milenial dan perempuan.

Saat ini, kepengurusan Human Capital Indonesia (FHCI) Kementerian BUMN sudah disahkan. Melalui wadah ini, pengembangan SDM atau human capital calon-calon pemimpin BUMN dilakukan.

"Dan ini ada training leadership sendiri. Tidak bisa digeneralisasi. Bagaimana kepemimpinan perempuan juga seperti kita ketahui, ini perempuan kuat, tidak hanya aktif secara ekonomi, tapi juga bisa mendidik anak-anak. Ini yang saya rasa, leadership ini juga training-training-nya harus berubah," kata Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini