Kabar Baik, Penerima BLT UMKM Tahun Lalu Bisa Dapat Lagi

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 17 April 2021 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 320 2396251 kabar-baik-penerima-blt-umkm-tahun-lalu-bisa-dapat-lagi-7CpBCvswoZ.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan, penerima Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM tahun 2020 bisa kembali mendapatkan stimulus di tahun ini. Total penerima tahun lalu ada sebanyak 12 juta pelaku UMKM,

"Bagi pelaku usaha mikro yang pernah mendapatkan BPUM di tahun 2020, dapat menerima kembali di tahun 2021. Untuk penerima BPUM 2020 tidak perlu melakukan pengusulan ulang," tulis akun Instagram @kemenkopukm yang dikutip Okezone, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga: 5 Fakta Bansos Tunai Berakhir Bulan Ini, Tenang Ada BLT Rp200 Ribu

Seperti yang diketahui, nominal BLT UMKM 2020 yaitu Rp2,4 juta. Jika penerima tahun lalu mendapatkan kembali bantuan di tahun ini senilai Rp1,2 juta, dia akan mendapatkan total stimulus sebesar Rp3,6 juta.

Walaupun tanpa pengusulan ulang, ternyata tidak semua penerima tahun lalu bisa berkesempatan dapat lagi. Hal tersebut dikarenakan akan ada penyaringan kembali oleh seluruh Dinas Koperasi dan UKM di masing-masing daerah.

Baca Juga: Tidak Semua Penerima BLT UMKM 2020 Dapat Kesempatan Kedua, Ini Alasannya

"Tapi tidak semua (mendapatkan BLT UMKM) karena di cleansing ulang," kata Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya.

Eddy menambahkan, jika usulan lama yang pernah diterima sesuai kriteria, dia bisa kembali diusulkan menjadi penerima BLT UMKM 2021. Tahun ini akan ada 12,8 juta pelaku usaha mikro yang ditargetkan mendapat stimulus, dengan total anggaran sebesar Rp15,36 triliun.

Pada pencairan tahap I kemarin telah digelontorkan anggaran sebesar Rp11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro.

Adapun syarat untuk menerima BLT UMKM ini adalah sebagai berikut:

1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Memiliki Usaha Mikro

4. Bukan ASN, TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

6. Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini