Produsen Sari Roti Buyback Saham Rp480 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 278 2397619 produsen-sari-roti-buyback-saham-rp480-miliar-ZwS9XHBh5E.jpg Sari Roti Berencana Buyback Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan. Adapun saham yang akan dibeli maksimum 300 juta saham dengan total nilai saham maksimum Rp480 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (20/4/2021), buyback saham akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu tiga bulan, mulai 20 April 2021 hingga 19 Juli 2021. Perseroan membatasi harga buyback maksimal Rp1.600 per saham.

Baca Juga: Produsen Sari Roti Catatkan Laba Rp215,1 Miliar

"Biaya yang timbul dari pembelian kembali adalah imbalan jasa atas transaksi pembelian saham di Bursa Efek Indonesia melalui perusahaan perantara pedagang efek, yaitu sekitar 0,20 persen dari nilai transaksi," bunyi keterangan resmi Perseroan, Selasa (20/4/2021).

Dalam keterangan tersebut juga dijelaskan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak atas biaya pembiayaan produsen Sari Roti ini, mengingat dana yang digunakan adalah dana internal Perseroan yang berasal dari kegiatan operasional.

Baca Juga: Penjualan Induk Usaha Sari Roti Tembus Rp766 Miliar

Pelaksanaan pembelian kembali saham ini juga tidak berdampak terhadap pendapatan Perseroan, oleh karena itu tidak terdapat perubahan atas proforma laba Perseroan.

Kemudian, manajemen ROTI menyebut bahwa pembelian kembali dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Buyback ini juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang, dimana saham tresuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal.

Buyback saham ini akan dilaksanakan melalui transaksi di BEI dan Perseroan telah menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perusahaan efek yang akan melakukan transaksi tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini