Tingkatkan Kesejahteraan Buruh, Menaker Ida: Stimulus Tidak akan Berhenti

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 05:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 320 2403986 tingkatkan-kesejahteraan-buruh-menaker-ida-stimulus-tidak-akan-berhenti-ScWzbuiler.jpg Buruh (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Hari buruh atau May Day tahun ini masih diperingati di tengah pandemi Covid-19, yang efeknya bisa dirasakan di berbagai sektor, terutama ekonomi. Akibatnya banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai langkah efisiensi perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi nasional.

Meskipun begitu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta semua pihak agar tetap menjaga sikap optimismenya. Menurutnya, optimistis sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Selain itu kreativitas dan inovasi juga harus terus dilakukan di semua sektor untuk bangkit dari keterpurukan. Hal ini sangat penting guna mengakhiri tekanan berat bangsa agar kehidupan dapat berjalan normal," katanya.

Pemerintah sendiri telah mengambil upaya stimulasi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Di antaranya adalah Bantuan Subsidi Upah atau BSU yang diberikan bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Selanjutnya, berbagai program penanganan dampak pandemi seperti pelatihan vokasi dengan metode blended training, pemagangan di industri, pelatihan peningkatan produktivitas bagi tenaga kerja, sertifikasi kompetensi, penempatan tenaga kerja dalam negeri, penempatan tenaga kerja luar negeri, pelatihan wirausaha baru, Inkubasi bisnis, padat karya, dan gerakan pekerja sehat.

Inisiatif berikutnya adalah kebijakan pemberian THR Keagamaan kepada para pekerja. Ida berharap, stimulus ini akan menggerakkan konsumsi masyarakat. “Kita tidak akan berhenti di sini. Inisiatif lainnya akan terus saya dorong untuk segera dilaksanakan. May Day tahun ini menjadi istimewa karena ini adalah perayaan atas harapan, “ tutur dia.

Baca selengkapnya: Hari Buruh, Menaker Singgung BLT Subsidi Gaji

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini