Jualan Listrik Laris Manis, PLN Disjaya Raup Pendapatan Rp3,44 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 320 2407413 jualan-listrik-laris-manis-pln-disjaya-raup-pendapatan-rp3-44-triliun-B0vuZeAhyg.jpg Listrik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT PLN Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) mencatat penjualan listrik per April 2021 mencapai 2,47 gigawatt (GWh). Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan penjualan listrik per Desember 2,48 GWh.

General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Disjaya Doddy Pangaribuan mengatakan kenaikan penjualan listrik per April 2021 ini ikut mengerek pendapatan perseroan. Di mana PLN Disjaya berhasil meraup pendapatan sebesar Rp3,44 triliun lebih tinggi dibandingkan Desember 2020 yang hanya Rp3,14 triliun.

Baca Juga: Tenang! Pasokan Listrik saat Lebaran Aman, 6.211 Mw 'Nganggur'

"Kita kalau hitung kinerja yang terkait dengan pendapatan pertama dari penjualan listrik artinya berapa energi listrik yang berhasil kami jual kemudian dikonversikan ke rupiah. Kalau energi tadi satuannya Watt hour, di sini sudah samai GWH kemudian pendapatan capai triliun," ujarnya dalam acara paparan virtual, Jumat (7/5/2021).

Meski begitu, jika dibandingkan dengan April 2020 (year on year/yoy), total penjualan listrik dan pendapatan di Jakarta Raya masih lebih rendah. Di mana penjualan listrik negatif 1,82%, sedangkan total pendapatan April 2021 yoy negatif 4,17%.

Baca Juga: Resmikan Pengolah Sampah Jadi Listrik, Jokowi Acungkan 2 Jempol!

"Ini karena tahun lalu, pada Januari-Februari penjualan listrik masih normal," kata Doddy.

Sementara itu, dari sisi pelanggan pun mengalami kenaikan. Pada April 2021, jumlah pelanggan mencapai 4,80 juta sedangkan per desember hanya 4,75 pelanggan saja.

Bertambahnya jumlah pelanggan juga membuat jumlah daya listrik yang tersambung pun ikut naik. Berdasarkan data per April 2021 mencapai 19.867 MVA, sedangkan Desember 2020 sebesar 19.674 MVA.

(kmj)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini