Sri Mulyani Terus Berburu Utang Lapindo hingga BLBI

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 320 2416910 sri-mulyani-terus-berburu-utang-lapindo-hingga-blbi-uhBY2mdw4C.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penagihan ke beberapa pihak yang nemiliki utang kepada negara. Di antaranya obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Bambang Trihatmodjo hingga PT Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya.

Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-Lain Kementerian Keuangan Lukman Efendi mengatakan, terkait dengan piutang BLBI saat ini penagihan masih dilakukan oleh Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI.

"Terkait dengan BLBI sedang berproses terus tim satgasnya. Hasilnya seperti apa masih terus bergulir," ujar Lukman dalam video virtual, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Terus Kejar Utang Lapindo Rp1,91 Triliun

Selanjutnya, terkait dengan piutang dari putra Presiden RI ke-2 yakni Bambang Trihatmodjo juga masih terus dikejar oleh Pemerintah. Penagihan dilakukan sesuai ketentuan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN).

Baca Juga: Menolak Lupa, Sri Mulyani Kejar Terus Utang Lapindo

"Sepanjang dia belum lunas, kita tagih sesuai aturan perundangan, sekarang tengah ditindak lanjuti teman-teman DJKN, ini terus berlangsung," bebernya.

Dia menambahkan piutang lainnya yang masih terus ditagih oleh pihaknya adalah dari PT Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya. Sebab, hingga saat ini pihak Lapindo baru membayar utang dana talangan pemerintah sebesar Rp 5 miliar dari total utang Rp 773,8 miliar.

"Demikian juga dengan Lapindo juga masih berproses terus dan nanti akan kami sampaikan jika sudah ada update," jelasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini