Libur dan Cuti Bersama Direvisi, Begini Reaksi Pengusaha

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 18 Juni 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 320 2427320 libur-dan-cuti-bersama-direvisi-begini-reaksi-pengusaha-4Mn58B67yz.jpg Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Pemerintah merevisi lagi libur nasional dan cuti bersama tahun ini. Dengan menggeser tanggal Libur Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi digeser tanggalnya.

Keputusan tersebut disetujui Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Coumas, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.

Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi Digeser, Cuti Bersama Natal Ditiadakan

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menanggapi, perkembangan dan lonjakan kasus Covid-19 karena mobilisasi saat libur Hari Raya memang harus diformulasikan tentang pola libur nasional dan cuti bersama secara lebih komprehensif.

"Untuk itu dalam pembahasannya perlu mengikut sertakan beberapa unsur baik dari unsur ahli epidemiologi, unsur pelaku ekonomi, unsur pemuka agama dan stakeholder lainnya," ujar Diana saat dihubungi Okezone di Jakarta (18/6/2021).

Baca Juga: Libur dan Cuti Bersama Direvisi Lagi?

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama 2021 melalui SKB 3 Menteri Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, dan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021. Beleid itu ditandatangani pada 22 Februari 2021 lalu.

Sebelumnya, Libur nasional dan cuti bersama 2021 kembali disesuaikan pemerintah. Libur Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi tahun ini pun tanggalnya digeser.

Hal ini menjadi keputusan Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy seusai rapat internal bersama Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo.

“Bahwa sesuai arahan dari Bapak Presiden untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan masalah merebaknya penularan dan penyebaran wabah Covid-19 yang sampai sekarang bisa dituntaskan. Maka kemudian Bapak Persiden memberi arahan agar ada peninjauan ulang terhadap masalah libur dan cuti bersama,” katanya.

Muhajir menyebut, pemerintah memutuskan mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari cuti bersama.

“Libur Tahun Baru Islam 1443 H yang jatuh pada hari Selasa 10 Agustus 2021. Diubah menjadi hari Rabu 11 Agustus 2021. Untuk libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 19 Oktober menjadi Rabu 20 Oktober 2021,” tuturnya.

“Libur cuti bersama Hari Natal 2021 ditiadakan,” lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini