5 Fakta 79 Produk Alkes Masih Impor Bikin Geram Menko Luhut

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 20 Juni 2021 05:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 320 2427655 5-fakta-79-produk-alkes-masih-impor-bikin-geram-menko-luhut-iGD71l6iXx.jpg Impor Alat Kesehatan Laris Manis. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pemerintah gencarkan semangat belanja produk dalam negeri, salah satunya melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Adapun hal tersebut dipicu karena masih rendahnya serapan belanja pemerintah untuk produk-produk yang berasal dari dalam negeri.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menilai, sangat rendahnya serapan belanja pemerintah terutama untuk berbagai produk yang berasal dari dalam negeri jika dibandingkan dengan yang impor.

“Khususnya belanja alat kesehatan (alkes),” ujar Luhut pada video virtual/

Berikut fakta-fakta 79 produk alkes masih impor yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (20/5/2021).

1. Pengadaan Barang untuk Alkes Impor Lima Kali Lebih Besar

Berdasarkan data belanja alkes melalui e-katalog LKPP periode 1 Mei 2020 sampai 11 Juni 2021, total pengadaan barang untuk alkes impor lima kali lebih besar dibandingkan pemesanan alkes dari dalam negeri.

Baca Juga: Daftar 79 Produk Kesehatan yang Impor, Ada Kursi Medis hingga Meja Operasi

"Kalau (pemesanan alkes) dari dalam negeri hanya Rp2,9 triliun, maka (pemesanan alkes impor) itu mencapai Rp12,5 triliun," ujarnya.

2. Aksi Afirmatif Pemerintah Diperlukan

Luhut menegaskan, perlunya aksi afirmatif oleh pemerintah untuk meningkatkan belanja alkes dalam negeri, hingga minimal sebesar Rp6,5 triliun untuk 5.462 barang di tahun anggaran 2021 ini.

"Selain itu, diperlukan juga peningkatan kapasitas produksi alkes dalam negeri," kata Luhut.

Baca Juga: Menperin Ungkap Fakta Mengejutkan, 79 Produk Alkes Bahannya Masih Impor

Dia mengaku, Presiden Jokowi juga sudah memberikan arahan untuk penggunaan lebih banyak lagi produk-produk dalam negeri, dengan memindahkan atau mengundang investor-investor untuk masuk ke Indonesia.

3. Ada 79 Produk Alkes yang Menggunakan Bahan Baku Impor

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengungkapkan, bahwa masih ada 79 produk alat kesehatan (alkes) dalam negeri yang masih menggunakan bahan dari impor.

"Ada 79 produk Alkes masih terdapat beberapa produk belum memiliki nilai TKDN," Agus dalam video virtual, Selasa (15/6/2021).

4. Daftar Produk Alkes

Agus Gumiwang merinci produk-produk itu antara lain, nasal oxygen cannula, lampu periksa, alat suntik, trolley emergency, meja dan kursi medis, microbiological specimen collection, hypodermic single lumen needle, patient examination glove.

Kemudian, surgical apparel, infusion set, sharp container, blood storage ref/freezer, alcohol swab, hospital bed electric, kasa hidrofil, wheeled stretcher, patient transfer powered, meja operasi, implan ortopedi, instrumen bedah, kantung urin, serta disinfektan general purpose.

“Sebanyak 79 produk-produk prioritas ini baru tahap awal, selanjutnya dapat ditambah secara bertahap sampai maksimal sesuai kebutuhan pengguna produk dalam negeri,” tutur Menperin dalam video virtual.

5. Kemenperin Beri Fasilitas Sertifikasi TKDN Gratis di Tahun Ini

Kemenperin akan memberikan fasilitasi sertifikasi TKDN secara gratis untuk sekurang-kurangnya 9.000 produk di tahun ini.

“Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh produsen dalam negeri,” kata Agus.

Dia menuturkan, beberapa produk tersebut telah memiliki nilai TKDN di atas 40%, yang artinya produk-produk dalam negeri ini wajib dibeli dan produk impor dilarang untuk dibeli. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini