Hary Tanoesoedibjo: Pandemi Covid-19 Mempercepat Digitalisasi

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 320 2434103 hary-tanoesoedibjo-pandemi-covid-19-mempercepat-digitalisasi-XZxbqvR8vy.jpeg Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat banyak perusahan beralih ke bisnis digital. Hal ini karena dorongan yang memaksa segala sesuatu harus dilakukan secara digital. Tak terkecuali MNC Group yang melebarkan sayapnya dalam pengembangan bisnis digital.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, di tengah situasi Indonesia saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang sedang melakukan adaptasi. Terbukti dari banyaknya perusahaan yang berpindah pada pola bisnis digital.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 menjadikan bisnis digital semakin berkembang dalam segala sektor. Termasuk MNC Group yang sebentar lagi akan meluncurkan MNC Insurance secara digital pada Agustus mendatang,” ujar Hary Tanoe dalam dalam webinar ‘Exploring The Next Market Mover MNC Sekuritas’ secara daring, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: HUT ke-9, MNC Insurance Go Digital, Hary Tanoesoedibjo: Hario Aplikasi Asuransi Terlengkap 

Hary Tanoe menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk 25 insurance digital product. Untuk saat ini masih dirancang termasuk marketing communication.

“Secara tidak langsung, Covid-19 itu mempercepat digitalisasi, yang di mana mengubah konvensional bisnis menjadi digital bisnis,” katanya.

Sehingga dengan adanya asuransi digital, akan mudah menarik konsumen untuk beli dan tentunya akan jauh lebih efektif. Lebih dari itu konsumen tidak perlu lagi bertemu agen asuransi melainkan dapat langsung bertransaksi.

Hary Tanoe menambahkan saat ini pihaknya sedang menggodok fitur baru. Yang tak lain adalah QRIS. QRIS ini nantinya akan tampil di televisi MNC Grup untuk membantu masyarakat dalam melakukan transaksi.

“Jadi nanti masyarkat enggak perlu repot-repot. Tinggal scan di layar TV, langsung transaksi,” jelasnya.

Semua ini dilakukan karena mau tidak mau ditengah situasi tidak pasti dan serba berjarak, maka harus cari jalan supaya bisnis tetap dan pelayanan masyarakat juga tetap bisa berjalan.

“Semua kesempatan itu ada dalam segala situasi. Hanya tergantung dari cara kita memandang,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini