Impor RI USD17,2 Miliar, Barang Paling Banyak dari China

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 320 2441154 impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china-5aLT6QYN5O.jpg Impor Indonesia Meningkat. (Foto: Okezone.com/Pelindo 2)

JAKARTA - Nilai impor mencapai USD17,23 miliar pada Juni 2021 atau meningkat sebesar 21,03% secara bulanan (month to month/mtm) dan 60,12% secara tahunan (year on year/yoy). Impor paling tinggi berasal dari China.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, pangsa impor Indonesia belum berubah. China masih menduduki posisi pertama dengan share impor 31,73% dari total impor Indonesia pada bulan Juni 2021.

Baca Juga: Anggur hingga HP China Banjiri Indonesia

"Diikuti Jepang dengan share 5,58% dan nilainya USD1,28 miliar dollar AS, Thailand dengan share 5,78% atau USD0,86 miliar dollar AS. Sedangkan share impor dari negara Asean adalah 18,16%, dan Uni Eropa 6,17%," ujar Margo Yuwono dalam video virtual, Kamis (15/7/2021).

Adapun, nilai impor nonmigas Indonesia Juni 2021 yang mencapai USD14.931,2 juta, didominasi oleh golongan mesin dan peralatan mekanis USD2.296,7 juta (15,38 persen) serta mesin dan perlengkapan elektrik USD1.787,2 juta (11,97% ).

Baca Juga: Impor RI di Mei 2021 Melesat 68% Jadi Jadi USD14,2 Miliar

Dilihat dari perkembangannya terhadap Mei 2021, peningkatan terbesar dialami oleh mesin dan perlengkapan mekanis senilai USD506,7 juta (28,31% ), diikuti oleh besi dan baja USD257,3 juta (29,27% ), plastik dan barang dari plastik USD195,7 juta (26,96%), serealia USD192,8 juta (79,99%), dan logam mulia.

Kemudian perhiasan/permata USD161,2 juta (153,03 persen).Bijih, terak, dan abu logam merupakan golongan barang yang mengalami penurunan terbesar, yaitu USD126,8 juta (53,48%), diikuti oleh bahan bakar mineral USD52,7 juta (20,65%), buah-buahan USD45,8 juta (32,71%), sayuran USD28,7 juta (29,95 persen),dan ampas/sisa industri makanan USD12,2 juta (3,59% ).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini