Ditunggu Masyarakat, Risma 'Pelototi' Langsung Penyaluran Bansos

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 320 2448007 ditunggu-masyarakat-risma-pelototi-langsung-penyaluran-bansos-NJ7sAuxjzo.jpg Bansos Cair (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta jajarannya untuk memastikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi tepat saaaran.

Terkait hal itu, Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Asep Sasa Purnama menyebut, kunjungan Mensos ke sejumlah daerah untuk memastikan bantuan yang diberikan pemerintah sampai pada masyarakat.

“Perintah Ibu Mensos kepada kami untuk cek ke lapangan dan memastikan, bantuan tepat harga, tepat kualitas dan tepat sasaran. Jadi beliau tegas bila terkait dengan akuntabilitas dan transparansi, termasuk dalam penyaluran bansos. Apalagi bansos ini kan sedang ditunggu masyarakat terdampak pandemi,” ujar Asep, mengutip laman resmi Kementerian Sosial pada Kamis, (29/7/2021).

Baca Juga: Bansos Ditambah Selama PPKM Level 4, Sudah Dapat Belum?

Selain itu, Pengecekan juga dilakukan untuk memastikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako menerima komoditas dari komponen untuk KPM tepat harga, tepat kualitas dan tepat sasaran, sesuai arahan Mensos.

Menurut Asep, saat ini masih ada e-warong untuk KPM BPNT/Program Sembako menjual beberapa komoditas dengan harga yang lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET). “Misalnya untuk harga telur lebih dari Rp24 ribu/kg atau lebih tinggi dari HET (dari Harga Eceran Tertinggi)” lanjut Asep.

Baca Juga: Keluhan Warga Tak Dapat Bansos, Didata Saja Enggak Pernah

Lebih lanjut asep menjelaskan, setiap e-warong nantinya akan ditempelkan pamflet yang ditempel dengan menampilkan harga Komoditas yang dijual. "Sehingga penerima manfaat mendapatkan harga kompetitif di bandingkan harga pasaran,” tuturnya.

Sebelumnya Mensos Risma menjelaskan bahwa pembuatan e-warong supaya masyarakat penerima manfaat mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan mudah.

"Saya sudah siapkan sistem yang membuat KPM bisa memilih barang sesuai dengan yang dibutuhkan. Nanti biar e-warong bersaing dengan toko lain. Kan kasian kalau orang miskin dapat harga lebih mahal," ujar Mensos.

Mensos Risma meminta semua pihak untuk mengawal penyaluran bansos dengan mematuhi prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi anggaran. Mensos juga mengajak jajaran Forkompimda Kota Pekalongan dan masyarakat setempat untuk bersama-sama memutuskan mata rantai pandemi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini