Perdagangan Digital Diprediksi Tembus Rp330,7 Triliun Tahun Ini

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 320 2456195 perdagangan-digital-diprediksi-tembus-rp330-7-triliun-tahun-ini-I8O67nQ5Vb.jpg Presiden Jokowi Ungkat Potensi Transaksi Digital Indonesia. (foto: Okezone.com/MNC Bank)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa potensi perdagangan digital di Indonesia terus meningkat. Tercatat pada 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai lebih dari Rp253 triliun.

"Nilai ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp330,7 triliun di tahun 2021," ujar Jokowi, dalam sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung MPR, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: Transaksi Digital Jadi Tren di Tengah Pandemi Covid-19

Maka dari itu, Jokowi ingin digitalisasi UMKM dan peningkatan daya saing produk UMKM digencarkan. Perkembangan investasi juga harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Peningkatan kelas pengusaha UMKM menjadi agenda utama. Berbagai kemudahan disiapkan untuk menumbuhkan UMKM, termasuk kemitraan strategis dengan perusahaan besar, agar cepat masuk dalam rantai pasok global.

Baca Juga: Ekonomi Digital RI Diprediksi Tembus USD124 Miliar pada 2025

"Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, serta meningkatkan pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat," terang Jokowi.

Perluasan akses pasar bagi produk-produk dalam negeri juga menjadi perhatian serius pemerintah. Program "Bangga Buatan Indonesia” terus digencarkan, sembari meningkatkan daya saing produk lokal dalam kompetisi global.

Melirik potensi transaksi perdagangan digital, pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

"Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar jumlahnya terus bertambah. Sampai Agustus tahun ini, sudah lebih dari 14 juta UMKM atau 22% dari total UMKM yang sudah bergabung dengan aplikasi perdagangan elektronik," terang Jokowi.

Dia menilai artisipasi dalam ekonomi digital ini sangat penting karena potensinya yang sangat besar dan mempermudah UMKM untuk masuk ke rantai pasok global.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini