Menko Airlangga Optimistis Ekonomi 2021 Tumbuh 3,7%

Antara, Jurnalis · Jum'at 20 Agustus 2021 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 20 320 2458533 menko-airlangga-optimistis-ekonomi-2021-tumbuh-3-7-o0vI63xdrq.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com/Kemenko Ekonomi)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimis pertumbuhan ekonomi sampai akhir 2021 berkisar 3,7% sampai 4,5% year on year.

“Pada kuartal II-2021, pertumbuhan ekonomi telah pulih tumbuh positif 7,07%. Secara keseluruhan, proyeksi kami masih positif di kisaran 3,7%sampai 4,5% year on year,” kata Airlangga, dikutip dari Antara, Jumat (20/8/2021).

Baca Juga: BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 3,5%-4,3% di 2021

Pemerintah meneruskan inisiatif kebijakan menyesuaikan dengan perkembangan Covid-19. Airlangga mengatakan pemerintah tidak membuat satu kebijakan yang diterapkan merata kepada seluruh daerah di Indonesia karena kapasitas dan budaya setiap daerah yang berbeda satu sama lain.

Di samping itu, pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk menjaga daya beli warga yang terdampak kebijakan untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 7,07%, Bappenas: Indonesia Terlepas dari Resesi

“Kami telah memperkenalkan langkah-langkah untuk menghindari tekanan ekonomi yang lebih dalam sambil mengendalikan penyebaran pandemi serta membantu mereka yang terkena dampak melalui pemberian bansos,” kata Airlangga.

Di tengah pandemi, pemerintah tetap melakukan reformasi di bidang ekonomi dengan mengesahkan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Undang-Undang ini diharapkan menyederhanakan prosedur perizinan usaha, menyediakan perlindungan yang lebih baik kepada lingkungan, dan mengubah kebijakan ketenagakerjaan yang telah ada.

“Sebagai bagian dari keseluruhan transformasi ekonomi, Omnibus Law mendukung tujuan pemerintah untuk menciptakan lebih banyak lapangan usaha dengan mendorong masuk investasi. Ini telah diakui oleh Bank Dunia sebagai program reformasi Indonesia yang paling positif pada lebih dari empat abad,” imbuhnya.

Sebagai turunan UU Cipta Kerja, pemerintah baru-baru ini juga menerbitkan Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko yang diharapkan bisa semakin mempermudah perizinan usaha dI Indonesia. Dengan perizinan usaha yang mudah, diharapkan lebih banyak investasi yang masuk, tenaga kerja terserap, dan pemulihan ekonomi Indonesia berjalan lebih cepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini