Peta Jalan Indonesia Digital, Ini Keuntungannya

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 320 2462350 peta-jalan-indonesia-digital-ini-keuntungannya-4zP6ib6Q6k.jpg Peta Jalan Indonesia Digital. (Foto: okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika merampungkan Roadmap Indonesia Digital 2021-2024. Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan, peta jalan ini dibuat sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk mempercepat transformasi digital dengan empat fokus utama yakni percepatan infrastruktur digital, mendorong adopsi teknologi, peningkatan talenta digital dan menyelesaikan regulasi pendukung yang bertujuan untuk menyiapkan masyarakat digital.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital yang masif dan penyediaan pusat data pemerintah untuk layanan pemerintahan digital ini, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi digital Indonesia.

Baca Juga: RI Perkuat Digitalisasi Jasa Keuangan

“Hilirnya daripada infrastruktur TIK yaitu ekonomi digital itu sendiri. Makanya, kita harus memanfaatkan infrastruktur kita untuk memanfaatkan ekonomi digital. Di Indonesia saat ini tulang punggung perekonomian kita adalah UMKM dan Ultra Mikro yang menjadi penyumbang 61,07% dari GDP nasional,” jelasnya dalam diskusi di laman YouTube OJK, Jumat (27/8/2021).

Oleh karena itu, menurut Menteri Johnny, Pemerintah memberi perhatian serius kepada 64.2 juta UMKM Indonesia untuk bisa onboard go digital, karena potensi ekonomi digital Indonesia yang besar. Bahkan, Pemerintah telah menargetkan agar pada tahun 2024 mendatang, jumlah pelaku UMKM yang tergabung ke dalam ekosistem digital dapat meningkat pesat hingga 30 juta pelaku melalui Program Nasional Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Baca Juga: 3 Syarat OJK Kembangkan Fundamental Digital Ekonomi Indonesia

“Di samping itu, kita tentu berharap bahwa selain dari UMKM ada sektor-sektor yang lain yang harus masuk untuk mendukung itu. Seperti misalnya industri dan pariwisata, sektor perdagangan digital e-commerce kita harus dorong besar-besaran,” paparnya.

Menkominfo menyatakan, Presiden Joko Widodo mendorong Indonesia dapat menghasilkan unicorn dan startup digital di sektor jasa keuangan digital, digitalisasi perindustrian, media hiburan (digital broadcasting), pertanian dan perikanan digital, pendidikan digital, kesehatan digital, serta real-estate atau perkotaan digital.

“Bapak Presiden sendiri sudah menyampaikan berulang kali kepada kita bahwa digital space kita di sisi digital economy harus dimanfaatkan terutama untuk digital economy nasional kita yang saat ini sekitar USD44 miliar dan diproyeksikan di tahun 2025 lebih dari USD124 miliar atau setara dengan 40% dari nilai digital economy ASEAN,” tegas Menkominfo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini