BLT UMKM Sudah Cair Rp14,2 Trilun untuk 11,8 Juta Pelaku Usaha

Antara, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2021 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 320 2463470 blt-umkm-sudah-cair-rp14-2-trilun-untuk-11-8-juta-pelaku-usaha-lK1XAzuRz6.jpg BLT UMKM Segera Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 atau BLT UMKM mencapai Rp14,21 triliun atau 92,35% dari total senilai Rp15,36 triliun.

Realisasi penyaluran BPUM senilai Rp14,21 triliun itu diperuntukkan untuk 11,84 juta pelaku usaha mikro.

Baca Juga: Penerima BLT Subsidi Gaji Bakal Dibuatkan Rekening Baru, Ini Alasannya

"Secara keseluruhan, dana BPUM mencapai senilai Rp15,36 triliun yang diperuntukkan bagi 12,8 juta pelaku," ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dikutip dari Antara, dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Senin (30/8/2021).

Pada tahap pertama, tersalurkan 100% kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp11,76 triliun. Memasuki tahap kedua, target yang ditentukan sebanyak 3 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran Rp3,6 triliun. Adapun yang sudah terealisasi sebesar Rp2,45 triliun untuk 2,043 juta pelaku usaha mikro.

Baca Juga: Cek, Pekerja yang Dapat BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta

Kemenkop UKM memberikan beberapa rekomendasi untuk mengoptimalkan penyaluran BPUM agar tepat sasaran dan memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukkan.

Pertama, verifikasi validasi data calon penerima BPUM 2021 menjadi keharusan dalam rangka mendukung terwujudnya basis data tunggal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terintegrasi.

Kedua, pengawasan intensif yang disertai dengan pengaturan sanksi terhadap pihak pengusul akan dapat meminimalisir pengajuan calon penerima BPUM yang melanggar kriteria sesuai peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, pendampingan calon penerima BPUM diperlukan agar dapat mengarahkan penggunaan bantuan sesuai dengan peruntukan.

Terakhir, penggunaan online monitoring sytem untuk mempermudah sistem pengawasan serta monitoring dan evaluasi pengelolaan program bantuan bagi UMKM.

"Program BPUM bukan hanya sekadar untuk membantu cash flow usaha mikro, tetapi juga untuk memperkuat daya beli masyarakat, terutama ikut mendorong pertumbuhan (ekonomi) di kuartal II dan III," tutur Teten.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini